Public Expose Marathon 2017 : 5 Emiten Paparkan Kinerja ke Mahasiswa Investor Saham

Oleh: Nadya Kurnia 13 September 2017 | 19:15 WIB
Public Expose Marathon 2017 : 5 Emiten Paparkan Kinerja ke Mahasiswa Investor Saham
Kegiatan Public Expose Marathon BEI Balikpapan di Universitas Balikpapan, Rabu (13/9)/Bisnis.com

Bisnis.com, BALIKPAPAN-Bursa Efek Indonesia menggelar kegiatan Public Expose Marathon di beberapa kota besar, salah satunya di Kota Balikpapan, selama dua hari berturut-turut.

Khusus penyelenggaraan di kota minyak, BEI menggelar kegiatan tersebut di Universitas Balikpapan, yang merupakan lokasi pembukaan galeri investasi pasar modal pertama di Kaltim.

Dalam kegiatan tersebut, lima perusahaan publik yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia memaparkan kinerja perusahaannya masing-masing kepada para peserta yang dominan merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi Uniba.

Adapun kelima perusahaan tersebut antara lain PT Intraco Penta Tbk, PT Bank Bukopin Tbk, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, PT Steel Pipe Industry Indonesia Tbk, dan PT Wika Tbk.

"Jadi keempat perusahaan ini memaparkan kinerjanya kepada peserta agar lebih dikenal, dan agar para mahasiswa yang juga investor saham ini menilai sendiri kinerja masing-masing emiten," tutur Kepala BEI Balikpapan Dinda Amaliya, Rabu (13/9/2017).

Pada hari kedua pelaksanaan Public Expose Marathon, seluruh peserta yang berjumlah sekitar 200 orang, diajak untuk login rekening efeknya bersama-sama, disamping menerima paparan kinerja dari PT Wika Tbk.

"Public expose ini merupakan acara pertama di Kalimantan, penerimaan peserta cukup bagus dan antusias, banyak yang mengajukan pertanyaan terkait strategi dan kinerja emiten," sambung Dinda.

PT Intraco Penta Tbk, selaku salah satu emiten yang mengikuti kegiatan ini sengaja memilih Kota Balikpapan untuk Public Expose Marathon, dengan alasan keberadaan kantor utama salah satu anak perusahaan Intraco di kota minyak.

Financial Director PT Intraco Penta Fred L. Minabog mengatakan PT Intraco Penta Prima Service telah mendirikan kantor utamanya di Balikpapan sejak 1975, mengingat besarnya potensi pertambangan di benua etam.

"PT IPPS bergerak di bidang penjualan alat-alat berat berbagai merk, salah satu merk dagang yang dipegang adalah Volvo. Jadi kota ini memang penting untuk lini usaha kami, sehingga kami pilih Balikpapan untuk pemaparan kinerja," tutup Fred.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya