Produsen Kosmetik Italia Incar Pasar Kaltim

Oleh: Fariz Fadhillah 13 Desember 2017 | 18:51 WIB

Bisnis.com, BALIKPAPAN--Produk komestik internasional Flormar merambah pasar Balikpapan sebagai salah satu kota utama di Kalimantan Timur.

Melalui beragam produk, brand komestik impor asal Milan Italia ini sedang gencar ekspansi pasar hampir di seluruh kota besar Indonesia.

“Produk ini masuk di Indonesia setahun terakhir dan sudah membuka 15 toko komestik di beberapa kota besar,” kata Brand Executive Flormar, Christine kepada Bisnis di Balikpapan, Rabu (13/12).

Balikpapan menjadi kota teranyar pemasaran produk Flormar di mana sebelumnya sudah terealisasi di Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Flormar dalam waktu dekat juga segera membuka toko pemasaran produk di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Toko kami sudah ada di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, Banjarmasin dan Balikpapan. Sebentar lagi targetnya adalah Makassar,” paparnya.

Dalam setahun, kata Christine, Flormar menginvestasikan Rp 70 miliar guna memperkenalkan produk ini.

Alokasi dana sebesar ini untuk sarana dan prasarana di 15 titik lokasi toko Flormar.

“Investasi di luar produk komestiknya, hanya sarana bangunan dan lain lain,” ujarnya.

Sebagai pemain baru produk komestik, dia mengklaim Flormar sudah menduduki peringkat 13 penjualan di seluruh Indonesia.

“Respon masyarakat Indonesia sejauh ini cukup positif,” jelasnya.

Flormar memiliki keunggulan harga yang kompetitif dibandingkan produk komestik impor sejenis lainnya. Produk komestik Flormar juga sangat bervariatif menawarkan corak soft, medium hingga extreme bagi penggunanya.

Produk lipstik Flormar sangat beragam dari warna merah, merah muda, pink, hitam, biru, hijau, kuning, orange.

“Produk yang biasanya dipergunakan di industri hiburan, modeling dan peragaan busana,” ungkapnya.

Komestik Flormar sudah berdiri sejak era 70 an memang berpusat pusat mode Italia, Milan. Namun pusat produksinya sendiri terletak di Turki.

“Ini kuncinya sehingga harga komestik impor ini bisa lebih murah dibandingkan produk lainnya,” paparnya.

Mengenai tren fashion make up 2018, ia memprediksi akan banyak menampilkan model busana wanita yang mandiri dan percaya diri.

Tren fashion Indonesia, sambung dia, diyakini masih berkiblat karakter make up berbusana Eropa yang tidak ragu mengekpresikan hatinya.

 

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya