Pangdam VI/Mulawarman Tekankan Netralitas TNI-Polri di Pilkada

Oleh: Fariz Fadillah 19 Januari 2018 | 16:23 WIB

Bisnis.com, BALIKPAPAN- Di hadapan sebanyak 4.100 prajurit serta Aparatur Sipil Negara (ASN), Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Sonhaji menekankan netralitas TNI-Polri.

“Saya instruksikan kepada seluruh prajurit jajaran Kodam VI/Mlw agar menjelaskan dan mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa Institusi TNI dan Polri pasti netral,” jelasnya, Jumat (19/1) dihubungi media ini.

Pada kesempatan sebelumnya, Pangdam didampingi Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, dan perwira utama Kodam, serta komandan Lanal serta Lanud Balikpapan menyambut positif kedatangan Kapolda Kaltim baru Brigjen Pol Priyo Widiyanto.

Mantan kapolda Jambi ini sebelumnya menggantikan Irjen Pol Safaruddin yang dimutasi ke Mabes Polri dalam rangka pensiun.

Lanjut Pangdam, persatuan dan kesatuan adalah hal mendasar dan sangat penting. “Harus dijaga terus menerus. TNI-Polri mesti solid karena garda terdepan,” jelasnya.

Sonhaji tak menampik jika 2018 adalah tahun politik di mana suhu politik diprediksi akan naik dan memanas.
Pihaknya akan mengawal wilayah Kaltim, Kaltara hingga Kalsel yang bersiap menggelar pilkada serentak. “Situasi harus aman dan kondusif,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Pangdam juga menyinggung masalah wilayah perbatasan sepanjang 1.300 kilometer dengan negara tetangga. “Jumlahnya ribuan itu, maka prajurit harus solid kompak dan bersinergi.” Kata prajurit TNI berpangkat bintang dua ini.

Terpisah, Kapolda Kaltim Brigjen Pol Priyo Widiyanto menginstruksikan jajarannya agar segera mapping permasalahan sosial dan kerawanan pilkada di wilayah masing- masing.

“Segera laksanakan cipta kondisi dan pedomani asta siap untuk pengamanan Pilkada 2018 yang lancar, aman, damai dan kondusif,” ujarnya.

Caption: Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Sonhaji (kiri) saat menyambut kedatangan Kapolda Kaltim Brigjen Pol Priyo Widiyanto (kanan) di Balikpapan. Foto: Penerangan Kodam.

 

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya