Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Indonesia Papua akan Tiru Kalimantan Barat

Konsultan Bank Indonesia Perwakilan Kalbar Hatta Siswa Mayahya mengatakan, tidak menyangka program Inkubator Bisnis bisa berkembang dan direplikasikan di sejumlah tempat di Tanah Air.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 21 Oktober 2016  |  19:16 WIB
Ilustrasi - JIBI
Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, PONTIANAK – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Papua mengunjungi Inkubator Bisnis Bank Indonesia dan tertarik melihat teknik menanam padi menggunakan metode Hazton.

Konsultan Bank Indonesia Perwakilan Kalbar Hatta Siswa Mayahya mengatakan, tidak menyangka program Inkubator Bisnis bisa berkembang dan direplikasikan di sejumlah tempat di Tanah Air.

“Kami menyambut baik dan menunggu keseriusan semua pihak yang meminta replikasi dari program ini dan siap mengembangkan program ini di tempat lainnya,” kata Hatta dari keterangan pers yang diterima Bisnis, Jumat (21/10/2016).

Dia mengutarakan, program IB Kalbar juga menyasar warga di lapas untuk dibina oleh Bank Indonesia supaya memiliki jiwa wirausaha. “Bahkan program ini direplikasi di luar Kalbar.”

Sementara itu, Konsultan Bank Indonesia Perwakilan Papua Lisa mengutarakan, IB Bank Indonesia Kalbar sangat mungkin diterapkan di Papua.

“Saya mendapatkan banyak informasi dari IB Bank Indonesia dan kami membahas secara intern dan diharapkan bisa diaplikasikan di Papua.”


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inkubator bisnis
Editor : Yoseph Pencawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top