Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BNI Balikpapan Optimistis Pacu Pertumbuhan 30%

Bisnis.com, BALIKPAPAN-PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Area Balikpapan menargetkan pertumbuhan kinerja sebesar 30% sejalan dengan Optimisme perekonomian daerah yang akan membaik tahun ini.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 15 Februari 2017  |  19:34 WIB
Ilustrasi - JIBI
Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, BALIKPAPAN-PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Area Balikpapan menargetkan pertumbuhan kinerja sebesar 30% sejalan dengan Optimisme perekonomian daerah yang akan membaik tahun ini.

"Target pertumbuhan yang agresif tahun ini tentu kami lakukan dengan strategi yang matang. Kami sudah susun strategi akan yang akan kami lakukan tahun ini," jelas Pimpinan Cabang BNI Balikpapan Untung Rahmat Basuki, Rabu (15/2/2017).

Dia mengatakan sepanjang 2016, pihaknya tak berhasil menembus target penghimpunan dana pihak ketiga dan penyaluran kredit, namun laba berhasil tumbuh mencapai 25%.

Adapun strategi yang akan digencarkan adalah pemetaan potensi pembiayaan di semua sektor ekonomi pada area kerja Balikpapan. Kemudian BNI akan menyusun profile calon nasabah untuk menawarkan produk yang sesuai.

Perseroan juga akan memanfaatkan suppply chain financing debitur melalui para debitur eksisting untuk menjaring calon debitur potensial dan juga menggencarkan penawaran mesin EDC.

Selain itu, pihaknya juga akan menggencarkan sosialisasi produk pembiayaan BNI, yakni BNI Fleksi Days, sebuah program pinjaman tanpa agunan yang ditujukan untuk karyawan dengan penghasilan tetap per tahunnya.

"Kami akan gelar BNI Fleksi Days untuk mengenalkan dan menjual produk ini kepada masyarakat. Menyalurkan pinjaman tanpa agunan saat ini kami nilai tepat sekali," sambung Untung.

Sebab, produk tersebut memang ditujukan kepada nasabah yang mampu membayar angsuran pinjamannya dari penghasilan, jadi pembayaran tidak sulit. Lain halnya dengan kredit beragunan.

Menurutnya, saat ini melelang agunan cukup sulit berhasil dilakukan. Dengan kondisi perekonomian daerah yang belum membaik sepenuhnya, daya beli masyarakat juga menurun. Akibatnya, hingga pelelangan ketiga pun agunan tak juga laku dijual.

Selain itu, BNI juga akan memanfaatkan jaringan nasabahnya, khususnya nasabah yang memiliki bisnis. Potensi-potensi pembiayaan bisa didapat dari rantai bisnis nasabah tersebut.

"Kami juga akan memanfaatkan jaringan yang dimiliki nasabah. Jadi, misalkan, dalam satu rantai bisnis semua transaksinya kalau bisa menggunakan BNI. Jadi semua perputarannya memakai BNI," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top