TUMPAHAN MINYAK BALIKPAPAN: Pertamina Fokus Pada Sisa Ceceran

Pertamina terus melakukan sejumlah aksi penanggulangan musibah ceceran minyak di Teluk Balikpapan sebagai upaya percepatan pemulihan dampak.
Fariz Fadhillah | 09 April 2018 20:13 WIB
Loading the player ...

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Pertamina terus melakukan sejumlah aksi penanggulangan musibah ceceran minyak di Teluk Balikpapan sebagai upaya percepatan pemulihan dampak.

Saat ini disebutkan penanggulangan fokus pada enam titik yakni Area Jetty, Semayang hingga Balikpapan Plaza, Kampung atas Air hingga Kampung Baru Ulu, Penajam, Teluk Balikpapan dan Kariangau.

Sebelumnya ceceran minyak yang masuk ke kolong-kolong pemukiman atas air milik warga menyulitkan upaya penanggulangan.

“Penanggulangan area Jetty secara garis besar telah selesai, namun tetap dilakukan patroli serta pengisapan sisa-sisa minyak yang terkumpul, serta penanggulangan film minyak tipis,” ujar Region Manager Communication dan CSR Kalimantan Yudy Nugraha kepada Bisnis, Senin (9/4/2018).

Teluk Balikpapan difoto melalui drone milik Pertamina, Senin (9/4/2018)./Istimewa

Sementara di area Semayang-Balikpapan Plaza, di sekitar pesisir dan perairan telah ditanggulangi dan secara visual bersih di permukaan. Adapun langkah selanjutnya yang saat ini dilakukan adalah identifikasi area batuan, dinding, maupun material lain yang sempat kontak dengan kontaminan.

Di Kampung atas air hingga Kampung Baru Ulu masih terdapat lapisan film pada perairan yang dapat berasal dari minyak yang terperangkap maupun kontak dengan sampah domestik yang berada di bawah perumahan warga.

Di Penajam, area perairan telah bersih sejak Jumat (6/4) dan terus dilakukan patroli untuk memantau kondisi area tersebut.

Demikian halnya dengan area Teluk Balikpapan, sejak Jumat (6/4) telah bersih, patroli kapal terus dilakukan sehari 4 kali. Di Area Kariangau, pemberisihan di area pesisir hingga hari ini terus dilakukan, dengan menurunkan patroli kapal untuk penyisiran.

Secara visual wilayah perairan Balikpapan sudah bersih, namun masih perlu dilakukan pembersihan sisa-sisa lapisan film minyak.

Demikian halnya di titik pemukiman, perlu penanganan khusus sisa-sisa ceceran yang menempel di tanaman dan juga perairan di bawah pemukiman warga.

Hingga hari ini, Pertamina masih menurunkan 3 kapal patroli di zona 1, 2 dan 3 dan 12 kapal stanby terdiri 7 unit tugboat, 3 unit Barge, 4 unit  Aluminium boat.

Yudy mengatakan Pertamina juga masih menunggu hasil investigasi tim terkait penyeban musibah ceceran minyak di Teluk Balikpapan.

Tag : balikpapan
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top