Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kalteng Panen Ikan Patin & Nila

Ribuan ekor ikan patin dan nila yang dipelihara di kolam penyangga milik Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah mulai dipanen.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 November 2018  |  22:26 WIB
Ikan patin - Istimewa
Ikan patin - Istimewa

Bisnis.com, PALANGKA RAYA - Ribuan ekor ikan patin dan nila yang dipelihara di kolam penyangga milik Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah mulai dipanen, dan segera dijual di Pasar Penyeimbang.

Ikan patin yang akan dipanen sebanyak 6.000 ekor dengan berat diperkirakan berkisar 1,5 ton, dan ikan Nila 6.000 ekor seberat 1,4 ton, kata Kepala DKP Provinsi Kalteng Darliansjah saat memimpin panen di Tangkiling Kota Palangka Raya, Kalteng, Jumat (30/11/2018).

"Panen yang sedang kami lakukan ini merupakan siklus pertama dari enam kolam. Bibit ikan patin yang telah disebarkan sebanyak 12.000 ekor, dan ikan nila 14.000 ekor. Jadi, kami akan memanen ikan patin dan nila sampai akhir tahun, dan dipasarkan di Pasar Penyeimbang," tambahnya.

Dia memastikan harga ikan patin dan nila hasil panen DKP Kalteng, yang nantinya dijual di Pasar Penyeimbang, relatif lebih murah sebab keberadaan kolam penyangga bukan untuk mencari keuntungan, melainkan bertujuan menstabilkan harga ikan di pasaran.

Darliansjah mengatakan terbentuknya kolam penyangga berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 10 tahun 2015 tentang Pedoman Pengendalian Inflasi Provinsi Kalteng.

Pergub itu bertujuan mewujudkan stabilitas harga dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

"Jadi, kolam penyangga yang berada di Tangkiling ini melakukan pembesaran, dan nantinya dijual di pasar penyeimbang maupun pedagang ikan dengan harga pokok saja. Tentunya dengan harapan harga ikan bisa stabil. Inflasi di Kalteng pun bisa lebih stabil," tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perikanan

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top