Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BP2LHK Banjarbaru Ciptakan Alat Untuk Peningkatan Produktivitas Anyaman

Kementerian Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkenalkan alat pletes purun kepada perajin anyaman purun di Kampung Purun (Banjarbaru) untuk membantu peningkatan produktivitas. 
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 15 Juni 2019  |  09:37 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkenalkan alat pletes purun kepada perajin anyaman purun di Kampung Purun (Banjarbaru) untuk membantu peningkatan produktivitas. 

Alat pletes purun adalah sebuah alat terbuat dari bahan besi dengan bagian utama dua buah batangan besi yang berfungsi sebagai penggilas batang purun agar dapat pipih.

Peneliti Balai Penelitian Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Banjarbaru (BP2LHK) Marinus Kristiai Harun mengatakan, alat itu diciptakan untuk mengganti teknologi alat tumbuh dengan alat pletes purun. 

"Kami memandang perlu untuk mengganti teknologi alat tumbuk dengan alat pletes purun karena kelemahan yang dioleh dengan alat tumbuk mengalami pecah batang. Sedangkan jika diproses dengan alat pletes, purun tidak mengalami pecah batang," kata Marinus dari siaran pers KLHK dikutip Bisnis, Jumat (14/6/2019). 

Keberadaan purun sangat penting, oleh karena itu BP2LHK Banjarbaru mengembangkan sistem paludikultur, yakni budidaya tanaman yang adaptif terhadap genangan air tanpa melakukan pengeringan lahan atau drainase. 

BPLHK telah meneliti sistem paludikultur ini salah satunya ekonomi purun. Marinus mengutarakan, pihaknya menjajaki pemasaran olahan purun berupa tali purun untuk memenuhi kebutuhan perajin di Wates, Kulon Progo dan Sukoharjo. 

Marinus juga mensosialisasikan batang purun sebagai pengganti sedotan (straw) berbahan plastik. Marinus berharap hal tersebut dapat mengurangi limbah plastik dan meningkatkan nilai ekonomi purun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Anyaman Pandan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top