Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sistem Elektronik Pacu Pendapatan Pajak Kendaraan Kaltim

Penerimaan pajak melalui sistem elektronik menjadi salah satu pemacu realisasi pertumbuhan untuk pendapatan daerah.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 06 Desember 2019  |  19:11 WIB
Ilustrasi pajak kendaraan.
Ilustrasi pajak kendaraan.

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Tren penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor dari layanan pembayaran elektronik (e-samsat) di Kalimantan Timur pada tahun ini mencapai Rp31 miliar.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kalimantan Timur Budi Hartono mengatakan penerimaan pajak melalui sistem elektronik menjadi salah satu pemacu realisasi pertumbuhan untuk pendapatan daerah.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kalimantan Timur Budi Hartono mengatakan pembayaran elektronik sudah dimulai pada 2016. Nilainya mencapai Rp12 juta. Kemudian pada 2017 nilainya mencapai Rp5,6 miliar hingga tumbuh lebih pesat pada 2018 senilai Rp20 miliar.

Nilai pembayaran elektronik tersebut memang masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan target pencapaian pajak kendaraan di wilayah Kaltim tahun ini total senilai Rp860 miliar.

“Baru sekitar 4% dari total pendapatan pajak kendaraan bermotor. Namun mengingat besarnya pertumbuhan kendaraan bermotor, maka kedepannya bisa lebih besar lagi kontribusinya mencapai 10%,”ungkapnya Jumat (6/12/2019).

Sementara untuk realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor di Kaltim, dia menyebutkan bahwa secara keseluruhan hingga kini telah melampaui target tahun ini senilai Rp915 miliar atau sebesar 109%. Pada 2020 nanti, Pemprov menargetkan Rp1 triliun.

Jika mulanya pihaknya bekerja sama dengan Bank BNI. Kemudian diperluas pada 2017 bekerja sama dengan Bank Kaltim. Hingga 2018, layanan tersebut dapat dilakukan pembayaran melalui kerja sama dengan 6 instansi terkait. Saat ini pihaknya juga menambah kerja sama dengan PT Pegadaian (persero).

Pimpinan Wilayah Pegadaian Kalimantan Timur, Edy Purwanto mengatakan jenis pembayaran yang bisa dilayani baru pajak tahunan.

“Itu karena kami memiliki banyak outlet yang tersedia di berbagai tempat sehingga mudah dijangkau masyarakat,” ujarnya.

Sebagai tahap awal, dilaksanakan piloting layanan di kota Balikpapan, Samarinda, Bontang dan Tanjung Redeb mulai tanggal 6 Desember 2019 sampai dengan 20 Desember 2019. Layanan E-Samsat Pegadaian akan dapat dilakukan di seluruh outlet Pegadaian di Provinsi Kalimantan Timur setelah evaluasi tahap piloting sebelum akhir tahun ini.

Cabang Pegadaian yang ditunjuk untuk pembayaran e-Samsat diantaranya : Cabang Balikpapan, Cabang Damai, CaBang Samarinda, Cabang Martadinata, Cabang Bontang, dan Cabang Tanjung Redeb.

Kasi STNK Dirlantas Polda Kaltim Creato Sonitehe Gulo menjelaskan jumlah kendaraan yang tercatat tahun ini oleh Kepolisian Daerah Kaltim sebanyak 3,6 juta.

“Jumlah itu terus bertumbuh setiap tahunnya berkisar 300.000 – 400.000 kendaraan. Artinya 1:1,5 dari jumlah penduduk Kaltim,” paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim pajak kendaraan bermotor
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top