Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekspansi Garuda di Kaltim Terbentur Daya Dukung Infrastruktur

Minat maskapai penerbangan dalam menggarap rute baru dari dan menuju wilayah Kalimantan Timur belum besar karena potensi pasar yang ada belum didukung oleh infrastruktur yang memadai.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 09 Desember 2019  |  17:55 WIB
Pesawat berada di apron Bandara Sepinggan, Balikpapan, baru baru ini. - JIBI/Paulus Tandi Bone
Pesawat berada di apron Bandara Sepinggan, Balikpapan, baru baru ini. - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Minat maskapai penerbangan dalam menggarap rute baru dari dan menuju wilayah Kalimantan Timur belum besar karena potensi pasar yang ada belum didukung oleh infrastruktur yang memadai.

Boydike Kussudiarso, General Manager Balikpapan PT Garuda Indonesia Airlines Tbk. (GIAA),   mengatakan Berau dengan Pulau Maratuanya sebenarnya memiliki potensi bagus. Bahkan, di sana juga banyak potensi pariwisata lainnya. Hanya saja, sampai saat ini keseriusan daerah masih belum maksimal.

Sejauh ini, ungkap dia, swasta yang lebih serius mengembangkan pariwisata. Bahkan, ada beberapa pulau yang dikelola pihak asing dan pernah men-carter Garuda Indonesia untuk terbang. Swasta lebih aktif mencari pengunjung dan yang memikirkan bagaimana wisatawan bisa datang.

Load factor tujuan Balikpapan-Berau saat ini sekitar 72%. Mayoritas masih didominasi masih pekerja atau urusan bisnis. Dan saat ini tujuan Maratua sudah tidak ada,” Jelasnya Senin (9/12/2019).

Menurutnya, membangun pariwisata itu butuh keseriusan. Utamanya, infrastruktur atau akses ke tujuan pariwisata di Kaltim ini masih belum bagus. Contohnya saja di Balikpapan, akses ke Hutan Mangrove jalannya kecil dan di permukiman warga. Tempat penangkaran Beruang Madu, tempatnya bagus, namun akses jalannya masuh jelek.

Berau juga demikian, banyak potensi wisata hanya saja jalannya masih kurang bagus dan di tempat pariwistanya, fasilitas dan sarannya kurang dijaga.

“Yang dulunya bagus, sekarang sudah kurang layak dan tidak bisa menarik wisatakan domestik dan asing,” tuturnya.

Dia menekankan pihaknya siap saja jika diminta membuka rute siap saja. Hanya saja, persoalannya apakah ada yang datang atau tidak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garuda indonesia
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top