Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pindah Ibu Kota Batal karena Corona? Gubernur: Itu Urusan Jokowi

Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor tak mau ambil pusing soal kemungkinan ibu kota negara yang urung dipindahkan ke wilayahnya. Ide ini mencuat akibat pandemi Covid-19 atau virus Corona belum juga mereda di Indonesia.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 18 Mei 2020  |  19:20 WIB
Konsep Ibu Kota Negara. - Antara
Konsep Ibu Kota Negara. - Antara

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor tak mau ambil pusing soal kemungkinan ibu kota negara yang urung dipindahkan ke wilayahnya. Ide ini mencuat akibat pandemi Covid-19 atau virus Corona belum juga mereda di Indonesia.

Isran mengatakan bahwa pemindahan ibu kota negara (IKN) adalah urusan pemerintah pusat melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut orang nomor satu di Kalimantan Timur (Kaltim) itu, hingga saat ini tidak ada masalah dengan rencana pemindahan IKN ke Benua Etam.

“Jalan terus, tidak ada masalah. IKN itu urusan negara,” katanya melalui situs resmi Pemerintah Kaltim, Senin (18/5/2020).

Isran menjelaskan bahwa semua pihak sebaiknya menunggu perkembangan dari pemerintah pusat. Apalagi, saat ini kondisi pandemi. Tentu semua kegiatan diarahkan untuk penanganan pandemi.

“Kita ikuti saja pemerintah pusat. Tak perlu dipermasalahkan. Pasti pusat juga akan memikirkan,” jelasnya.

Penjabat Sekretaris Provinsi Kaltim Muhammad Sa'bani mengatakan bahwa masyarakat tak perlu khawatir dengan pengembangan IKN. Yang jelas, ada langkah-langkah prioritas yang dijalankan oleh pemerintah pusat.

“Undang-undangnya juga bagaimana kita belum tahu. Tentu, jika undang-undangnya sudah terbit, maka bisa saja pemerintah pusat lebih fokus,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim Ibu Kota Dipindah
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top