Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rahmad Pribadi : One Day Promotion, Cara Pupuk Kaltim Kenalkan Keunggulan Produk Non Subsidi

Kegiatan yang menyasar langsung petani di seluruh wilayah distribusi Pupuk Kaltim ini dinilai efektif sebagai sarana edukasi bagi petani agar lebih memahami komposisi NPK Pelangi secara tepat untuk mendorong produktivitas pertanian, baik tanaman pangan maupun hortikultura.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  11:06 WIB
Pupuk Kaltim menggelar One Day Promotion sebagai upaya mengenalkan produk pupuk nonsubsidi. - JIBI/Istimewa
Pupuk Kaltim menggelar One Day Promotion sebagai upaya mengenalkan produk pupuk nonsubsidi. - JIBI/Istimewa

Bisnis.com, BONTANG—Guna meningkatkan brand awareness terhadap produk non subsidi khususnya NPK Pelangi, Pupuk Kaltim menggelar program One Day Promotion sebagai upaya pengenalan sekaligus memberi pemahaman dan edukasi tentang keunggulan produk dalam mendorong produktivitas lahan dan hasil pertanian masyarakat. 

Kegiatan yang menyasar langsung petani di seluruh wilayah distribusi Pupuk Kaltim ini dinilai efektif sebagai sarana edukasi bagi petani agar lebih memahami komposisi NPK Pelangi secara tepat untuk mendorong produktivitas pertanian, baik tanaman pangan maupun hortikultura.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi mengatakan bahwa melalui program ini, petani bisa berdiskusi langsung bersama tim Pupuk Kaltim untuk pemupukan yang tepat sesuai komposisi yang dianjurkan, termasuk kepastian ketersediaan NPK Pelangi pada kios resmi yang ditunjuk Pupuk Kaltim, untuk pendistribusian kebutuhan pupuk bagi petani di daerah. 

One Day Promotion berupa penjualan langsung satu hari NPK Pelangi di kios yang ditunjuk, sekaligus mengedukasi petani tentang komposisi pemupukan yang sesuai dengan komoditas pertanian,” ujar Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi. 

Selain pengembangan pasar ritel untuk sektor non subsidi, One Day Promotion digagas agar petani yang selama ini tergantung dengan pupuk bersubsidi, bisa lebih memahami jika kualitas dan efektivitas produk non subsidi jauh lebih baik untuk produktivitas tanaman. Begitu pula dengan harga, meski terbilang lebih tinggi, namun jika dikalkulasi penggunaan pupuk non subsidi, jauh lebih hemat dari pupuk bersubsidi, sehingga nilai tukar petani pun bisa lebih meningkat dari sebelumnya. 

“Apalagi untuk produktivitas tanaman tidak hanya bisa mengandalkan pupuk bersubsidi, tapi perlu didorong dengan non subsidi. Pemahaman ini salah satu sasaran One Day Promotion,” lanjut Rahmad Pribadi.

Dari 3 kali pelaksanaan di Jawa Timur bagian Barat, Sulawesi Utara dan Kalimantan Timur, efektivitas One Day Promotion menunjukkan kenaikan signifikan, baik dari sisi serapan NPK Pelangi, maupun pemahaman petani dalam penggunaan pupuk yang sesuai untuk komoditas pertanian. Hal itu dilihat dari jumlah penebusan pupuk yang mencapai 500% atau 5 kali lipat dari target yang ditetapkan dalam satu hari, seperti wilayah Kalimantan Timur, untuk Kota Samarinda dari 3 Kg naik menjadi 1.447 Kg sehari, Kabupaten Kutai Kartanegara dari 30 Kg menjadi 4.820 Kg, serta Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dari 333 Kg sehari naik menjadi 1.420 Kg. 

Begitu juga di Sulawesi Utara, untuk Kota Tomohon dari 5 Kg naik hingga 640 Kg dan Kecamatan Modoinding di Kabupaten Minahasa Selatan dari 5 Kg menjadi 1.730 Kg sehari. Program ini akan dilanjutkan Pupuk Kaltim dengan cakupan lebih luas di seluruh wilayah distribusi, sebagai bentuk kesiapan Pupuk Kaltim dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemenuhan pupuk bagi petani di daerah, baik pupuk bersubsidi sesuai alokasi pemerintah, maupun non subsidi yang bisa diakses sesuai kebutuhan agar tidak ada lagi isu kelangkaan pupuk yang terjadi. 

“Dengan edukasi lanjutan tentang pemupukan, pemilihan bibit dan pengelolaan lahan pertanian yang produktif, Pupuk Kaltim optimis ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani tercapai sesuai harapan,” pungkas Rahmad Pribadi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pupuk kaltim
Editor : Media Digital
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top