Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Balai Karantina Balikpapan Tahan 1,3 Ton Daging Bebek Beku Tanpa Sertifikat Karantina

Subkoordinator Pengawasan dan Penindakan Karantina Pertanian Balikpapan Endyokta Widoyono menyatakan sebanyak 1,3 ton daging bebek asal Pelabuhan Tanjung Perak dikemas ke dalam 24 kotak styrofoam tidak memiliki Sertifikat Sanitasi Produk Hewan dari daerah asal.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 25 Oktober 2021  |  20:53 WIB
Petugas Balai Karantina Kelas I melakukan sidak daging bebek beku asal Surabaya di Pelabuhan Semayang Balikpapan. - Istimewa
Petugas Balai Karantina Kelas I melakukan sidak daging bebek beku asal Surabaya di Pelabuhan Semayang Balikpapan. - Istimewa

Bisnis.com, SAMARINDA – Balai Karantina Pertanian Kelas I Balikpapan menahan 1,3 ton daging bebek asal Surabaya yang tidak disertai dokumen perkarantinaan.

Subkoordinator Pengawasan dan Penindakan Karantina Pertanian Balikpapan Endyokta Widoyono menyatakan sebanyak 1,3 ton daging bebek asal Pelabuhan Tanjung Perak dikemas ke dalam 24 kotak styrofoam tidak memiliki Sertifikat Sanitasi Produk Hewan dari daerah asal.

"Kami akan memberikan waktu sebanyak tiga hari kerja untuk pemilik dapat melengkapi dokumen yang diperlukan. Apabila tidak dapat dipenuhi, maka akan dilakukan penolakan kembali ke Surabaya,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (25/10/2021).

Endy mengungkapkan bahwa hal tersebut bermula saat Pejabat Karantina Hewan mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai daging bebek-daging bebek tak bersertifikat yang diberangkatkan dengan KM Dharma Ferry 7 dari Pelabuhan Tanjung Perak pada Jumat, 22 Oktober 2021 pukul 20.52 WIB.

Pada dini hari Minggu (24/10), Pejabat Karantina Hewan Karantina Pertanian Balikpapan wilayah kerja Pelabuhan Semayang mendapati daging bebek sebanyak 15 kotak styrofoam.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, terdapat 24 kotak styrofoam daging bebek yang modus operandinya dititipkan di truk bermuatan sayuran.

Kemudian, Pejabat Karantina Hewan Karantina Pertanian Balikpapan wilker Pelabuhan Semayang berhasil menemukan daging bebek di dalam kotak styrofoam yang ditutup menggunakan terpal.

“Barang bukti segera diamankan ke Kantor Induk Karantina Pertanian Balikpapan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada pemilik yang berada di Balikpapan oleh Tim Pengawasan dan Penindakan,” jelas Endy.

Adapun, dia berharap hal seperti ini tidak terulang kembali, agar pemilik tidak mengalami kerugian finansial yang besar mengingat daging bebek yang dilalulintaskan jumlahnya cukup banyak.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top