Utang PTPN XIII Diambil Alih Holding Perkebunan

Oleh: Caroline 25 Juli 2018 | 09:41 WIB
PTPN XIII menghentikan sementara operasional 5 Pabrik Kelapa Sawit (PKS)./JIBI-Rachman

Bisnis.com, PONTIANAK – Utang PTPN XIII terhadap sejumlah kreditur diambil alih Holding PTPN III sebagai upaya penyehatan kembali perusahaan berbasis komoditas sawit tersebut.

Direktur Utama PTPN XIII Alexander Maha mengatakan Holding PTPN III akan mengambil alih (take over) proses restrukturisasi keuangan khususnya utang PTPN XIII kepada sejumlah kreditor.

“Setelah berkoordinasi dengan Holding PTPN, kami bertekad melakukan restrukturisasi korporasi untuk menyehatkan kondisi perusahaan," jelasnya, Selasa (24/7/2018).

Alexander Maha menjelaskan dalam beberapa tahun ke belakang, PTPN XIII mencatat kinerja yang terus memburuk. Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) selaku pemegang saham bersama Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara), secara bersama-sama mendukung manajemen melakukan upaya pemulihan.

"Restrukturisasi korporasi dilakukan di segala lini mulai restrukturisasi aset, restrukturisasi keuangan dan restrukturisasi Sumber Daya Manusia (SDM)," tuturnya.

Adapun upaya ini akan diawali dengan menghentikan sementara operasional 5 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) untuk mencegah kerugian yang lebih dalam. Sebagaimana yang disampaikan dalam surat pemberitahuannya kepada Gubernur Kalbar beberapa waktu lalu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk membantu penyerapan produksi TBS Plasma/mitra kepada pihak lain/swasta.

"Kebijakan juga sudah disosialisasikan dengan internal dan mitra atau petani plasma,” jelasnya.

Dalam hal ini, perhatian khusus akan diberikan kepada petani plasma yang kooperatif dengan status pembayaran kewajiban adalah lancar. Terhadap petani plasma yang kooperatif dan lulus sortasi ini, PTPN XIII memastikan TBS akan tersalurkan dengan baik.

"Apabila diperlukan PTPN akan bertindak selaku off taker atas TBS mereka," tukasnya.

Langkah selanjutnya, kata Alexander, akan dilakukan optimalisasi aset-aset yang dimiliki oleh perusahaan antara lain eksplorasi tambang dengan melibatkan potensi mitra strategis atau pihak ketiga untuk mendapatkan dana segar.

Selain itu, pihaknya juga melakukan upaya optimalisasi SDM disemua level. Ia berharap, langkah efisiensi ini mendapat dukungan seluruh pihak khususnya internal dan mitra, sehingga proses pemulihan ini dapat dilakukan dengan cepat.

Pihaknya optimistis kondisi perusahaan akan kembali membaik sehingga PTPN XIII sebagai perusahaan BUMN dapat menjalankan fungsinya sebagai penggerak perekonomian terutama di Kalimantan Barat. Langkah yang ditempuh pihaknya ini, telah dibicarakan dengan pemegang saham dan disosialisasikan oleh internal perusahaan dan serikat karyawan.

"Sehingga program turn around ini merupakan program bersama dan menjadi fondasi perusahaan yang diharapkan mendapatkan dukungan semua pihak agar proses pemulihan kinerja perusahaan akan segera membaik,” kata Alexander.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer