Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Demam Berdarah, Penebaran Bubuk Lebih Baik dari Fogging

Sampai dengan 19 Februari, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mencatat sebanyak 416 penduduk kota tersebut telah terjangkit penyakit demam berdarah dengue, dengan jumlah korban meninggal mencapai enam orang.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 23 Februari 2016  |  15:15 WIB
Demam Berdarah, Penebaran Bubuk Lebih Baik dari Fogging
Ilustrasi - JIBI
Bisnis.com, BALIKPAPAN — Sampai dengan 19 Februari, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mencatat sebanyak 416 penduduk kota tersebut telah terjangkit penyakit demam berdarah dengue, dengan jumlah korban meninggal mencapai enam orang.
 
Padahal, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Ballerina mengatakan pihaknya telah melakukan upaya sosialisasi pencegahan demam berdarah dengue.
 
“Sementara penderita yang sekaran dirawat mencapai 76 orang, semuanya dirawat di rumah sakit yang berlokasi di Balikpapan, ini tidak dialami oleh bayi dan anak-anak saja, tapi juga oleh orang dewasa,” tutur Ballerina, kemarin.
 
Oleh karena itu, dia gencar mengimbau agar penduduk menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan agar genangan air bersih di halaman rumah ditimbun untuk menghindari bersarangnya nyamuk aedes aegepty.
 
“Cara 3M (mengurus, menutup, menimbun) ini paling efektif daripada melakukan fogging. Kalau hanya fogging itu nyamuk dewasa yang mati, kalau dengan 3M kita tidak memberikan ruang untuk jentik nyamuk berkembang.”
 
Dia juga berpendapat penebaran bubuk abate pada tempat penampungan air juga lebih efektif daripada melakukan fogging.
 
“Dinas Kesehatan terus melakukan sosialisasi dan mengingatkan bahwa fogging bukan suatu cara yang efektif, yang bagus dan efektif adalah upaya preventif 3M dan penaburan bubuk abate. Itu dapat mencegah nyamuk menetas ribuan jentik.”
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demam berdarah
Editor : Yoseph Pencawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top