OTT Pungli TPK Palaran Diharapkan Angkat Kepercayaan Investor di Kaltim

Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak berharap kasus pungli di Terminal Peti Kemas Palaran tidak mempengaruhi iklim investasi di provinsi tersebut.

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak berharap kasus pungli di Terminal Peti Kemas Palaran tidak mempengaruhi iklim investasi di provinsi tersebut.

Sebaliknya, pihaknya berharap terungkapnya kasus tersebut dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap ketegasan pemerintah dan aparat dalam menangani pungli.

Sebelumnya, Polda Kaltim telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) atas kasus pungutan liar di TPK Palaran dengan nominal Rp6,1 miliar pada Jumat pekan lalu.

"Perkembangan investasi jangan sampai dikotori oleh pungli, agar investasi yang masuk bisa dirasakan bersama manfaatnya. Apalagi, saat ini Kaltim masih menjadi tujuan investasi ketiga setelah Jawa Barat dan Jawa Timur," ungkap Awang dalam pernyataan resminya, Rabu (22/3/2017).

Dia juga berharap agar kasus tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bersama, agar penanganan investasi yang masuk dapat dilakukan semakin baik sesuai undang-undang.

Awang pun meminta agar perangkat daerah tidak main-main dengan pungli. Sebab, Kaltim telah dikenal dengan pelayanan penanaman modal yang terbaik urutan ketiga.

"Kami apresiasi tindakan Mabes Polri dan Polda Kaltim. Satgas Sapu Bersih pungli telah dibentuk dan pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari tugas satgas juga," tutup Awang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Nadya Kurnia
Editor : Fajar Sidik

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler