Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ringankan Pembayaran Pajak Restoran, Balikpapan Revisi Perda

Pemerintah Kota Balikpapan tengah merancang kebijakan baru untuk membagi besaran pajak restoran berdasarkan potensi usaha.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 15 Juni 2017  |  17:52 WIB
Kerang ijo saus padang dan kepiting saus lada hitam - Antara
Kerang ijo saus padang dan kepiting saus lada hitam - Antara

Bisnis.com, BALIKPAPAN-Pemerintah Kota Balikpapan tengah merancang kebijakan baru untuk membagi besaran pajak restoran berdasarkan potensi usaha.

Saat ini, rumusan kebijakan tersebut masih dalam tahap kajian bersama DPRD Balikpapan. Revisi kebijakan pajak restoran itu dilandasi oleh perbedaan omzet tiap-tiap usaha restoran.

"Kami revisi perdanya, jangan sampai menyusahkan atau memberatkan pengusaha restoran dalam pembayaran pajak," ujar Kepala Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Balikpapan Muhammad Noor, Kamis (15/6/2017).

Dia menjelaskan selama ini pemkot menarik pajak usaha restoran dan warung makan dengan omzet Rp45 juta pertahun, sehingga pengusaha dikenakan pajak dengan besaran sama rata 10%, atau membayar pajak sekitar Rp3,5 juta perbulannya.

"Masalahnya yang kena pajak antara kecil dan besar sama, sehingga kami harus revisi agar tidak menyulitkan pengusaha restoran kecil dan besar," jelasnya.

Noor mengatakan perolehan pajak restoran tahun ini ditargetkan sebesar Rp71 miliar, sedangkan realisasinya baru mencapai 45% atau Rp28 miliar.

Dia menambahkan, rencananya pajak restoran akan dikenakan berdasarkan besaran potensi, dan bukan lagi flat 10%.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot balikpapan pajak restoran
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top