Penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Naik 2,35 Persen

PT Angkasa Pura I mencatat sepanjang 2018 ada kenaikan jumlah penumpang di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan sebesar 2,35%.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 07 Januari 2019  |  13:29 WIB
Penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Naik 2,35 Persen
Pesawat berada di apron Bandara Sepinggan, Balikpapan, baru baru ini. - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, BALIKPAPANPT Angkasa Pura I mencatat sepanjang 2018 ada kenaikan jumlah penumpang di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan sebesar 2,35%.

Farid Indra Nugraha, General Manager PT Angkasara Pura I (Persero) Balikpapan, mengatakan total penumpang yang dilayani Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan (SAMS Sepinggan) pada 2018 tercatat 7.553.190 orang, naik 2,35% dibandingkan 2017 sebesar 7.380.121 orang.

AP I juga menyatakan pergerakan pesawat udara pada 2018 di Bandara SAMS Sepinggan tercatat sebanyak 70.420 kali, naik sebanyak 4,57% dari tahun sebelumnya sebanyak 67.345 pergerakan.

Angka ini memang bertolak belakang dari pencapaian Bandara SAMS Sepinggan selama angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 yang menurun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 19,5%. Berdasarkan data yang dihimpun dari Posko Terpadu Angkutan Udara Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019, puncak arus penumpang terjadi pada 22 Desember 2018 (H-3) dengan penumpang 22.257 orang. Sementara puncak arus balik terjadi pada 3 Januari 2019 (H+2) dengan jumlah penumpang mencapai 20.929 orang.

“Secara umum penumpang angkutan Nataru menurun signifikan. Kalau pertumbuhan umum masih tumbuh,” jelas Farid di Terminal Kedatangan Bandara SAMS Sepinggan, Senin (7/1/2019).

Farid menilai pada angkutan Nataru memang ada penumpang yang beralih tujuan ke Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto).

Meskipun begitu, penurunan penumpang di Bandara SAMS Sepinggan bukan semata disebabkan oleh APT Pranoto. Pasalnya, penurunan penumpang juga disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak mendukung. Banyak pemudik yang akhirnya membatalkan perjalanan mereka.

“APT Pranoto pelengkap, bukan pesaing. Kaltim ini pertumbuhan tinggi dari SAMS Sepinggan dan APT Pranoto. Jadi beban dibagi, maka perlu sinergitas. Kalau tidak ada sinergitas, maka bagian dari tata ruang di daerah harus berjalan dengan baik,” terang Farid.

Farid mengaku saat ini Bandara SAMS Sepinggan juga belum akan menambah fasilitas khusus. Pasalnya kapasitas Bandara SAMS Sepinggan saat ini masih bisa dioptimalisasi. Ada pun rute penerbangan baru domestik masih akan bertambah. Misalnya saja pada 11 Januari 2019 mendatang akan ada penerbangan baru dari Lion Air untuk rute Balikpapan ke Majalengka, yakni Bandara Kertajati.

“Bandara SAMS Sepinggan ini dibangun untuk kapasitas 10 juta penumpang. Saat ini masih 7,5 juta. Jadi masih ada space,” sambung Farid.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
angkasa pura i, bandara sepinggan

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top