Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Disdag Kalsel Dukung Produk Daging Beku Bulog

Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel mendukung upaya Bulog Divre Kalsel dalam memasarkan produk daging beku kepada masyarakat Banua.
Arief Rahman
Arief Rahman - Bisnis.com 11 Maret 2019  |  15:49 WIB
Kepala Disdag Kalsel Bierhasani
Kepala Disdag Kalsel Bierhasani

Bisnis.com, BANJARMASIN- Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel mendukung upaya Bulog Divre Kalsel dalam memasarkan produk daging beku kepada masyarakat Banua.

Menurut Kepala Disdag Kalsel Bierhasani, kehadiran daging beku dari Bulog bisa menjadi alternatif bagi masyarakat Banua yang ingin mendapatkan daging dengan harga yang kompetitif.

"Kan harganya sangat murah, yakni hanya dikisaran Rp80 ribu perkilo. Ini tentunya bisa menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat yang ingin membeli daging untuk keperluan konsumsi," tegasnya, Senin (11/03/2019).

Namun dalam kesempatan ini, pihaknya mengingatkan Bulog Divre Kalsel agar pemasaran daging beku yang dijual Bulog jangan sampai memberangus pelaku usaha daging di pasar tradisional yang sudah ada.

"Pemasarannya kita harapkan jangan berhadap-hadapan langsung lah dengan pedagang daging di pasar tradisional. Walau pun memang berbeda antara daging beku dan segar, tapi tetap Bulog Divre Kalsel harus dapat menjaga agar bisnis penjualan daging bisa berjalan sehat," harapnya.

Ia pun dalam kesempatan ini juga mengingatkan kepada pedagang daging di pasar tradisional untuk tidak menganggap produk daging beku sebagai pesaing. 

"Selain itu saya juga meminta agar pedagang di Pasar Tradisional dalam menjual daging segar untuk tidak mengambil keuntungan yang besar. Karena selain dapat membuat masyarakat enggan membeli, juga dapat berakibat kepada kestabilan inflasi," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Bulog Divre Kalsel Akhmad Kholisun mengatakan produk daging beku yang pihaknya jual saat ini sudah cukup digemari oleh masyarakat. Bahkan pada Januari hingga Febuari 2019 lalu penjualannya sudah menembus angka rata-rata 12 Ton perbulan.

Kemudian dari sisi penjualan, daging beku tidak hanya dijual di Rumah Pangan Kita (RPK) binaan Bulog saja, namun juga dijual oleh beberapa pedagang sembako di pasar tradisional yang ada di Kota Banjarmasin.

"Dari sisi kehigenisan kami sangat menjamin daging beku yang dijual. Bahkan produk ini juga sudah mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan Kalsel," tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daging beku Kalimantan Selatan
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top