Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Genjot Program Serasi

Bupati Tanah Laut Sukamta mengatakan pada tahun anggaran 2019 kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan itu mendapat program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) dari pemerintah pusat seluas 30.000 hektare.
Ilustrasi: Petani merontokkan padi hasil panen./Bisnis-Rachman
Ilustrasi: Petani merontokkan padi hasil panen./Bisnis-Rachman

Bisnis.com, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut Sukamta mengatakan pada tahun anggaran 2019 kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan itu mendapat program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) dari pemerintah pusat seluas 30.000 hektare.

“Program Serasi baru bisa dijalankan seluas 20.000 hektare,” ujar Sukamta, di Pelaihari, ibu kota Kabupaten Tanah Laut, pada Selasa (12/3/2019).

Menurut dia, masih ada sisa 10.000 hektare lahan lagi yang harus dicarikan Pemkab Tanah Laut untuk melengkapi 30.000 hektare program Serasi di daerah tersebut.

Dia menambahkan pada program Serasi setiap keluarga petani mendapat bantuan bibit 80 kilogram per hektare, bantuan kapur 1 ton, pupuk 25 kilogram, dan pestisida 2 liter.

Sukamta mengutarakan 67 persen warga Tanah Laut bekerja di sektor pertanian, sehingga sektor itu di Tanah Laut terus dikembangkan melalui dukungan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

Bantuan diberikan pemerintah, lanjutnya, semaksimal mungkin agar penghasilan petani terus meningkat.

Dia mengemukakan Kabupaten Tanah Laut sejak 2015 mendapat bantuan dari pemerintah pusat seperti jalan usaha tani, embung, cetak sawah dengan nilai total Rp83 miliar. Selain itu, pemerintah pusat memberikan bantuan pengembangan hortikultura dan peralatan lainnya senilai Rp17 miliar.

Juga diberikan bantuan lainnya berupa, benih padi, jagung, dan kedelai senilai Rp50 miliar, serta bantuan alat mesin petanian sebesar Rp106 miliar. “Jumlah total bantuan pemerintah pusat Rp256 miliar,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Newswire
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler