Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemudik Diimbau Tak Datang Lebih Awal di Pelabuhan Trisakti

Idealnya kedatangan pemudik ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin adalah 2 - 4 jam sebelum jadwal keberangkatan kapal.
Arief Rahman
Arief Rahman - Bisnis.com 23 Mei 2019  |  18:27 WIB
CEO PT Pelindo III Cabang Banjarmasin Boy Robianto. - Bisnis/Arief Rahman
CEO PT Pelindo III Cabang Banjarmasin Boy Robianto. - Bisnis/Arief Rahman

Bisnis.com, BANJARMASIN – CEO PT Pelindo III Cabang Banjarmasin Boy Robianto mengingatkan para pemudik untuk tidak datang lebih awal di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Menurut dia idealnya kedatangan pemudik ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin adalah 2 - 4 jam sebelum jadwal keberangkatan kapal. Hal ini agar penumpang tidak terlalu menumpuk di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

"Idealnya 2 - 4 jam sebelum keberangkatan, jangan malah datang 1 - 2 hari sebelumnya. Hal ini tentunya merugikan pemudik sendiri, karena harus tidur di pelabuhan dengan kondisi yang kurang layak," ungkapnya di Banjarmasin, Kamis (23/05/2019) .

Sejauh ini ungkap dia, infrastruktur pelabuhan Trisakti Banjarmasin dipastikan siap untuk menghadapi lonjakan pemudik yang mulai terjadi secara bertahap sejak H-15 lalu.

Ruang tunggu penumpang sudah dipersiapkan berbagai fasilitas pendukung yang lengkap. Mulai dari WC, musala hingga posko keamanan dan kesehatan untuk bisa melayani pemudik selama menunggu jadwal keberangkatan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

"Kapasitasnya bisa capai 1.000 penumpang lebih jika digabung di luar maupun di dalam. Dengan rata-rata pemudik yang datang tiap harinya maksimal sebesar 700 penumpang, saya optimis ruang tunggu di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin cukup untuk menampung arus mudik," jelasnya.

Sekadar diketahui, sejak H-15 sampai H-14 penumpang yang mudik melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin jumlahnya mencapai 960 orang. Sedangkan penumpang yang turun dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dari Surabaya sebanyak 414 orang.

Jika ditotal jumlah penumpang yang turun dan naik mencapai 1.334 orang. Jumlah ini meningkat 895 orang dibanding tahun lalu, karena pada Tahun 2018 lalu H-15 sampai H-14 jumlah penumpang yang turun dan naik hanya sebesar 439 orang.

"Kami prediksi untuk tahun ini kenaikan jumlah pemudik mencapai 10-15 persen. Kenaikan ini sendiri salah satunya dipacu oleh naiknya harga tiket pesawat dan kebijakan bagasi berbayar oleh maskapai penerbangan," pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mudik Lebaran
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top