Balikpapan Mulai Sosialisai Satu Kode Pembayaran QR (QRIS)

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Bimo Epyanto menjelaskan peluncuran QRIS merupakan salah satu implementasi Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025, yang telah dicanangkan pada Mei 2019 lalu.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 21 Agustus 2019  |  23:05 WIB
Balikpapan Mulai Sosialisai Satu Kode Pembayaran QR (QRIS)
Pegawai Bank Indonesia (BI) menunjukkan bukti transaksi menggunakan peluncuran QR Code Indonesian Standard (QRIS) di halaman Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Sabtu (17/8/2019). Bank Indonesia meluncurkan QRIS untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking dan implementasi QRIS secara nasional efektif berlaku mulai 1 Januari 2020, guna memberikan masa transisi persiapan bagi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, BALIKPAPAN—Sosialisasi impelementasi QR Code Indonesian Standard (QRIS) yang akan diterapkan pada awal Januari 2020 dilakukan ke Kota Balikpapan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Bimo Epyanto menjelaskan peluncuran QRIS merupakan salah satu implementasi Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025, yang telah dicanangkan pada Mei 2019 lalu.

Adapun tujuan dari QRIS ini adalah untuk mendorong efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, memajukan UMKM, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, untuk Indonesia maju. QRIS bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri.

“Jadi dengan penyederhanaan QRIS ini, baik konsumen dan merchant tidak perlu lagi menggunakan kode pembayaran yang berbeda-beda. Sehingga menguntungkan pembeli maupun penjual karena transaksi berlangsung efisien melalui satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel,” jelas Bimo Rabu (21/8/2019).

Pasalnya, transaksi yang cepat dan real time akan mendukung kelancaran sistem pembayaran.

QRIS disusun oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dengan menggunakan standar internasional EMV Co. untuk mendukung interkoneksi instrumen sistem pembayaran yang lebih luas dan mengakomodasi kebutuhan spesifik negara sehingga memudahkan interoperabilitas antar penyelenggara, antar instrumen, termasuk antar negara.

Untuk tahap awal, QRIS fokus pada penerapan QR Code Payment model Merchant Presented Mode (MPM) dimana penjual (merchant) yang akan menampilkan QR Code pembayaran untuk dipindai oleh pembeli (customer) ketika melakukan transaksi pembayaran.

Sebelum siap diluncurkan, spesifikasi teknis standar QR Code dan interkoneksinya telah melewati uji coba (piloting) pada tahap pertama pada bulan September hingga November 2018 dan tahap kedua pada bulan April hingga Mei 2019.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk implementasi QRIS sehingga mampu mendukung pencapaian Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia, QR code

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top