Pasar Kendaraan Listrik Belum Terbangun

Upaya pemerintah mengajak pabrikan otomotif memproduk kendaraan listrik dan hybrid dengan memberikan sejumlah insentif, belum sepenuhnya dapat terwujud.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 02 Desember 2019  |  11:23 WIB
Pasar Kendaraan Listrik Belum Terbangun
Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). - Bisnis

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Upaya pemerintah mengajak pabrikan otomotif memproduk kendaraan listrik dan hybrid dengan memberikan sejumlah insentif, belum sepenuhnya dapat terwujud.

Ahmad Muhibuddin, General Manager Corporate Comunications PT Astra Honda Motor mengatakan Salah satu kendala adalah pasar kendaraan listrik, khususnya roda dua.

“Pasarnya di belum terbangun. Masyarakat masih tahap edukasi,” ungkapnya Senin (2/12/2019).

Adapun saat ini Honda masih menampilkan PCX Electric dan PCX Hybrid, di samping tipe kendaraan roda dua konvensional lainnya. Untuk Honda PCX Hybrid tergolong skutik premium karena harganya relatif mahal lantaran motor listrik ini memiliki dua sumber tenaga, yakni internal combustion engine 150cc dan mesin listrik.

Sementara untuk Honda PCX Electric, pihaknya sudah memproduksinya di pabrik PT Astra Honda Motor yang berlokasi di Sunter.

“Motor ini tahap awal kami sewakan ke korporasi. Beberapa company sudah sempat pakai seperti Gojek dan Grab,” paparnya.

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), pemegang lisensi Yamaha juga belum memproduksi motor listrik.

Antonius Widiantoro, Manager Public Relations PT YIMM menjelaskan secara teknologi, Yamaha sudah unggul, tetapi bukan di pasar Indonesia. Di Indonesia sendiri, Yamaha sejak 2 tahun lalu telah melakukan ujicoba E-Vino, dan menjadi bahan untuk evaluasi internal

“Dari sisi histori, bicara kendaraan listrik, Yamaha Coorporation di Jepang sejak 1993 sudah mulai membuat sepeda listrik, yaitu Yamaha PAS (Power Assist System). Tahun 2002 Yamaha mengeluarkan motor listrik yaitu Yamaha Passol. Selanjutnya merilis generasi motor-motor listrik terbaru seperti EC-02, EC-03, Passol-L dan E-Vino, tetapi bukan di pasar Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, PT Juara Bike, produsen sepeda listrik merek Selis, konsisten dengan menampilkan tipe motor listrik . Ini sejalan dengan core business Juara Bike yang menggarap market kendaraan roda dua listrik.

Motor listrik ini memiliki beberapa varian, seperti Selis Merak , Selis Jalak, Selis Elang, dan Selis Garuda. Motor listrik ini ini dapat melaju hingga 80 km/jam dengan jarak tempuh 70 km lebih untuk sekali pengisian baterai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mobil Listrik

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top