Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Siapkan Tiga Jaringan Tol Pendukung IKN

Pemerintah menyiapkan konektivitas 3 jaringan jalan tol baru yang akan memperkuat Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur setelah beroperasionalnya Jalan Tol pertama di Kalimantan yakni Balikpapan – Samarinda.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 17 Desember 2019  |  17:52 WIB
Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. - PT Jasa Marga Balikpapan Samarinda
Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. - PT Jasa Marga Balikpapan Samarinda

Bisnis.com, BALIKPAPAN -- Pemerintah menyiapkan konektivitas 3 jaringan jalan tol baru yang akan memperkuat Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur setelah beroperasionalnya Jalan Tol pertama di Kalimantan yakni Balikpapan – Samarinda.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, pihaknya tengah merancang tiga akses yang menyambung ke IKN. Dia menjelaskan tiga akses ruas menuju IKN tersebut yakni dari simpang Susun Samboja, kemudian Simpang Susun Karang Joang, dan akses tol trans Kalimantan lintas selatan.

“Supaya bisa meningkatkan konektivitas dari dank e ibu kota negara juga meningkatkan daya tarik Kaltim. Ada tiga akses ke IKN yang menjadi bagian jaringan untuk mengembangkan jaringan jalan tol di Kaltim setelah Balikpapan – Samarinda,” jelasnya saat peresmian Jalan Tol Balikpapan--Samarinda Selasa (17/12/2019).

Danang memaparkan bahwa rencananya dua dari ruas tol tersebut akan ditenderkan, sedangkan satu ruas dari Samboja ke Sepaku sedang dipertimbangkan untuk ditugaskan kepada PT Jasa Marga Tbk. selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang bertanggung jawab atas ruas tol Balikpapan—Samarinda. Penugasan itu berupa penambahan ruang lingkup pengerjaan.

Dia memperkirakan bahwa masing-masing ruas tol tersebut akan memiliki panjang 30 km dengan nilai investasi sekitar Rp150 miliar—Rp200 milir per kilometernya.

Danang menyebutkan bahwa saat ini sudah ada pra studi kelayakan untuk tiga ruas tol tersebut sehingga bisa ditindaklanjuti pada tahun depan untuk merealisasikan studi kelayakan. Setelah itu ruas –ruas tersebut bisa mulai ditenderkan sambil dilakukan pembebasan lahan. Tiga ruas tersebut belum masuk ke daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) sehingga akan diajukan untuk masuk.

“Untuk keseluruhan penyelesaiannya 40 bulan bicara dengan perkiraan 2 tahun untuk masa konstruksi. Kami pilah untuk percepat,” tekannya.

Percepatan dapat dilakukan mengingat, akan adanya kebijakan baru terkait dengan percepatan masa pelelangan dengan menghilangkan tahapan pra-kualifikasi.

Lazimnya, sebut Danang dimulai dari masa pra- kualifikasi hingga pengumuman pemenang membutuhkan waktu hingga satu tahun dengan menghilangkan tahapan prakualifikasi, maka bisa memendekkan waktu hingga 6 bulan saja.

Selain tiga ruas baru pendukung IKN, pihaknya juga berkomitmen untuk melanjutkan rute pembangunan tol dari Samarinda menuju Bontang. Di sisi lain jembatan tol Balikpapan—Penajam Paser Utara (PPU) juga sedang dikaji ulang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol balikpapan-samarinda tol kalimantan IKN
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top