Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Balikpapan dan Tarakan Tutup Akses Transportasi Darat dan Laut

Balikpapan (Kalimantan Timur) dan Tarakan (Kalimantan Utara) telah menutup jalur darat dan laut. Ini menindaklanjuti Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H dalam rangka pencegahan pandemi Covid-19 atau Virus Corona.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 28 April 2020  |  17:05 WIB
Gerbang Tarakan.  - Bisnis.com
Gerbang Tarakan. - Bisnis.com

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Balikpapan (Kalimantan Timur) dan Tarakan (Kalimantan Utara) telah menutup jalur darat dan laut. Ini menindaklanjuti Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H dalam rangka pencegahan pandemi Covid-19 atau Virus Corona.

Keputusan tersebut berdasarkan surat edaran Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Kementerian Perhubungan nomor UM.002/III/6/BPTD-Kaltimra/2020 tentang pengendalian transportasi darat selama masa mudik.

Kepala Seksi Bidang Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan BPTD Kalimantan Timur dan Utara, Ilham Landau mengatakan bahwa regulasi tersebut berlaku untuk pergerakan orang.

“Kalau akses dihilangkan sama sekali tidak mungkin karena ada pengiriman logistik,” katanya saat dihubungi.Selasa (28/4/2020).

Ilham menjelaskan bahwa warga yang ingin memasuki wilayah Balikpapan dan Tarakan karena pekerjaan masih diperbolehkan. Akan tetapi diminta agar menunjukkan surat tugas.

Sementara itu, alasan instansinya menutup dua wilayah tersebut adalah karena Tarakan sudah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Balikpapan pun ditetapkan selain zona merah.

“Kalau misalnya besok Bontang atau Samarinda [Kalimantan Timur] ditetapkan PSBB, maka surat edarannnya kita ubah kembali,” jelasnya.

Berdasarkan isi surat tersebut, kendaraan bermotor umum dan pribadi dilarang mengangkut penumpang. Jalur laut dari maupun ke Balikpapan dan Tarakan juga tidak boleh melintas. Kebijakan tersebut berlaku mulai 25 April lalu.

Sebelumnya, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan (SAMSS) juga sudah menutup penerbangan penumpang. Tidak ada jadwal komersial mulai 25 April hingga 1 Juni.

General Manager Bandara SAMSS, Farid Indra Nugraha mengatakan bahwa setelahnya hanya melayani penerbangan kargo. Pengiriman barang menjadi pengecualian dalam Peraturan Menteri Perhubungan 25 itu. Penerbangan kargo akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing maskapai.

“Jadi bandara sepinggan tidak dilakukan penutupan. Yang dilakukan adalah pembatasan penerbangan dari pihak airline,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan Mudik Lebaran tarakan Virus Corona
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top