Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada Corona, BPD & BPR Kaltim Belum Ajukan Perubahan Rencana Bisnis

Berdasarkan regulasi yang ada, perbankan dapat melakukan perubahan rencana bisnis jangka pendek sekali dalam setahun.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  19:18 WIB
Kepala Kantor OJK Kaltim Made Yoga Sudharma saat konferensi video, Jumat (29/5 - 2020)
Kepala Kantor OJK Kaltim Made Yoga Sudharma saat konferensi video, Jumat (29/5 - 2020)

Bisnis.com, BALIKPAPAN -- Pandemi virus corona (Covid-19) berdampak pada semua lini, termasuk perbankan. Diperkirakan bakal ada perubahan rencana bisnis pada semester kedua.

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK Kaltim) Made Yoga Sudharma mengatakan bahwa berdasarkan regulasi yang ada, perbankan dapat melakukan perubahan rencana bisnis jangka pendek sekali dalam setahun.

“Pada umumnya perbankan itu akan lakukan RBB [rencana bisnis bank] di semester pertama, yaitu pada Juni. Setelah Juni tidak bisa,” katanya melalui pertemuan virtual dengan wartawan, Jumat (29/5/2020).

Made menjelaskan bahwa perbankan menyerahkan RBB yang telah disusun pada Juli. Umumnya, mereka pasti akan mengajukan itu karena faktor perekonomian nasional dan global.

Tahun ini, pemerintah mematok ekspansi kredit sekitar 11 persen. Dengan adanya Covid-19, tentu target tersebut tidak akan tercapai.

“Kalau Kaltim belum ada BPR [bank perkreditan rakyat] dan BPD [bank pembangunan daerah] yang mengajukan RBB karena biasanya mereka wait and see apa yang terjadi dalam satu semester,” jelasnya.

Berdasarkan Data OJK Kaltim, potensi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak Corona di Kaltim dan Kalimantan Utara (Kaltara) mencapai 130.000 nasabah perbankan. Jika diakumulasi, total yang akan mengajukan restrukturisasi senilai Rp5,898 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim OJK bpr bpd
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top