Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anggaran Terbatas, OPD di Kaltim Diminta Efektif dan Berhemat

Seluruh OPD telah mengetahui bagaimana arahan kepala daerah. Artinya, OPD harus efektif dalam menyusun kegiatan dan tidak terkesan boros. Corona telah membuat penerimaan negara dan daerah juga terhambat.  
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 03 Juli 2020  |  14:17 WIB
Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor - Bisnis.com/Gloria FK Lawi
Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor - Bisnis.com/Gloria FK Lawi

Bisnis.com, BALIKPAPAN—Organisasi perangkat daerah diminta mengelola anggaran dengan tepat sasaran seiring dengan adanya penyesuaian alokasi akibat pandemi Covid-19.

Penjabat Sekretaris Provinsi Kalilmantan Timur (Kaltim) Muhammad Sa'bani mengatakan bahwa penyesuaian dikarenakan adanya arahan pemerintah pusat agar seluruh daerah melakukan realokasi anggaran akibat wabah virus Corona atau Covid-19. 

“Penyesuaian APBD yang telah ditetapkan tentu memperhitungkan kemampuan daya serap dan skala prioritasnya serta mengeliminasi kemungkinan pemborosan anggaran dalam penggunaannya,” katanya dalam laman resmi Pemprov Kaltim, Kamis (2/7/2020). 

Sa'bani menjelaskan bahwa seluruh OPD telah mengetahui bagaimana arahan kepala daerah. Artinya, OPD harus efektif dalam menyusun kegiatan dan tidak terkesan boros. Corona telah membuat penerimaan negara dan daerah juga terhambat.  

“Jadi, sudah diarahkan pada awal-awal informasi penyesuaian. Semoga bisa dilaksanakan,” jelasnya. 

Di sisi lain, Sa'bani menepis kekhawatiran bahwa anggaran Kaltim akan berkurang hingga setengah dari APBD tahun anggaran 2020 karena penyesuaian anggaran.

“Saya kira anggaran Kaltim tidak hilang separuh. Perkiraan kita, berkurang sekitar Rp3 triliun dari Rp11 triliun. Jadi, masih ada kurang lebih Rp8 triliun,” ucapnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalimantan timur
Editor : Rachmad Subiyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top