Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wagub Hadi Positif Covid-19, Pemprov Kaltim Perketat Interaksi

Pemrov Kaltim akan kembali memperketat aturan interaski untuk mencegah melusnya kasus konfirmasi positif Covid-19.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 15 Juli 2020  |  19:51 WIB
Ilustrasi-Seorang perawat menunjukan fasilitas pendukung ruangan isolasi untuk mengantisipasi virus corona - ANTARA/Iggoy el Fitra
Ilustrasi-Seorang perawat menunjukan fasilitas pendukung ruangan isolasi untuk mengantisipasi virus corona - ANTARA/Iggoy el Fitra

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Pemprov Kalimatan Timur akan kembali memperketat aturan interaksi setelah Wakil Gubernur Hadi Mulyadi positif Covid-19.

Kepastian tersebut diketahui setelah Hadi melakukan pengecekan kesehatan rutin

Kepala Biro Humas Sekretariat Daerah Kalimantan Timur Muhammad Syafranuddin mengatakan sejak ada relaksasi pengetatan sosial, Hadi banyak menerima tamu.

Semua tamu aktif menerapkan protokol kesehatan. Sebelum masuk ruang kerja Gubernur atau Wagub mereka diperiksa suhu badan, wajib membersihkan tangan dengan hand sanitizer, serta memakai masker.

Bahkan jika ada yang tidak membawa masker, disediakan masker gratis. Jika stok masker habis, tamu terpaksa ditolak. Hanya, ada saja tamu pada saat berbicara tanpa sadar membuka masker.

Menurut pria yang disapa Ivan ini, pejabat Kaltim sulit menghindari jika ada masyarakat yang ingin bertemu. Di sisi lain, ada saja yang kerap tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tak memakai masker dalam jarak dekat.

“Jika begini serba salah. Namun, apa yang dialami Wagub ini akan menjadi pelajaran ke depan,” kata Ivan melalui akun Instagram Kaltim, Rabu (15/7/2020).

Ivan menuturkan bapa yang dialami Wagub Hadi Mulyadi membuktikan siapa saja bisa terpapar Corona.

Setelah kasus ini, lingkungan Pemprov Kaltim akan melakukan pengetatan berinteraksi meski Samarinda sudah masuk fase ketiga relaksasi.

“Pengetatan yang dilakukan, mohon dimaklumi. Jangan diartikan pemerintah tidak mau melayani masyarakat, tetapi semata-mata mencegah penyebaran Virus Corona di Kaltim dan kesehatan bersama,” jelas Ivan.

Sementara itu, Hadi mengatakan saat ini kondisinya baik-baik saya.

“Yang bertemu saya dalam seminggu terakhir sebaiknya tes rapid,” pesan Hadi saat dikonfirmasi melalui pesan instan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top