Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Meski Masih Negatif, Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Kuartal III/2020 Dinilai Mulai Membaik

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur mencatat pertumbuhan ekonomi di Benua Etam terkontraksi -4,61% pada kuartal III/2020 (year-on-year).
Rachmad Subiyanto
Rachmad Subiyanto - Bisnis.com 05 November 2020  |  19:42 WIB
Kepala BPS Kaltim Anggoro Dwitjahyono saat menyampaikan rilis pertumbuhan ekonomi Kaltim kuartal III/2020. - JIBI/Istimewa
Kepala BPS Kaltim Anggoro Dwitjahyono saat menyampaikan rilis pertumbuhan ekonomi Kaltim kuartal III/2020. - JIBI/Istimewa

Bisnis.com, SAMARINDA—Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur mencatat pertumbuhan ekonomi di Benua Etam terkontraksi -4,61% pada kuartal III/2020 (year-on-year).

Kepala BPS Kaltim Anggoro Dwitjahyono mengatakan bahwa pandemi Covid-19 menjadi penyebab penurunan kinerja ekonomi pada 10 lapangan usaha di Kaltim. Lapangan Usaha Penyedia Akomodasi dan Makan Minum menjadi lapangan usaha yang turun paling dalam sebesar 7,48% disusul oleh Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian yang turun sebesar 6,69%. Lapangan Usaha Industri Pengolahan yang sempat menahan laju penurunan pada kuartal I/2020, ikut turun sebesar 5,35% pada periode ini.

“Namun, jika dilihat secara kuartal sepanjang 2020 ini, pertumbuhan ekonomi Kaltim pada kuartal III/2020 ini lebih baik dibandingkan kuartal I dan II karena mampu tumbuh positif 2,39% (q-toq),” ujarnya dalam rilis resminya yang ditayangkan secara daring, Kamis (5/11/2020).

Anggoro menambahkan Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian masih mendominasi struktur ekonomi Kaltim hingga mencapai 38,90%. Karena itu, meskipun masih ada lapangan usaha lain yang mencatatkan pertumbuhan seperti Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan Lapangan Usaha Jasa Pendidikan, pertumbuhannya belum mampu mengerek pertumbuhan ekonomi menjadi positif.

Ketua Kadin Kaltim Dayang Donna Faroek mengatakan bahwa dari data tersebut ada perbaikan dari kondisi perekonomian Kaltim. Pelonggaran aktivitas dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru menghidupkan kembali aktivitas ekonomi meski memang masih perlu waktu hingga daya beli terus membaik.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim
Editor : Rachmad Subiyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top