Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kaltim Kembangkan Varietas Padi Unggulan di Kabupaten Kutai Kartanegara

Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim Siti Farisyah Yana menyatakan Kaltim baru dapat memenihi kebuthan beras sebesar 50 persen dari produksi lokal dan sisanya didatangkan dari luar kepulauan.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 29 April 2021  |  20:35 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Pemprov Kaltim menjalin kerja sama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian dan Komisi IV DPR-RI dalam pengembangan varietas unggul baru (VUB) padi sawah varietas inpari 32.

Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim Siti Farisyah Yana menyatakan Kaltim baru dapat memenuhi kebutuhan beras sebanyak 50 persen dari produksi lokal dan sisanya didatangkan dari luar kepulauan.

Dia menambahkan, peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga dibutuhkan dan berfungsi sebagai pendukung untuk pengembangan kegiatan pertanian di desa.

"Sebaiknya petani membentuk korporasi untuk kekuatan mengelola hasil produksi serta keberadaan mekanisasi dan IT," ujarnya dikutip dari Humas Kaltim, Kamis (29/4/2021).

Selanjutnya, dia mengungkapkan bahwa pihaknya mengharapkan agar Kecamatan Marangkayu dapat menjadi lumbung pangan utama di Kutai Kartanegara, bahkan Kaltim yang memiliki lahan padi fungsional seluas 800 hingga 900 hektare dengan potensi seluas 2.300 hektare.

Selain itu, dia memaparkan sebanyak 13 kelompok tani di Kecamatan Marangkayu memiliki lahan sekitar 30 sampai dengan 40 hektare untuk masing-masing kelompok .

Namun, panen baru dapat dilakukan 2 kali setahun, karena masih mengandalkan tadah hujan serta keperluan lainnya seperti alat tanam, pupuk, herbisida dan irigasi tersier.

"Mereka berharap kehadiran lembaga pemerintah guna mengatasi penumpukan gabah dan pembelian beras," pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaltim
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top