Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LinkAja Untuk Area Kalimantan Capai 290.000 Pengguna Pada April 2021

Haryati Lawidjaja, Direktur Utama LinkAja menyatakan pihaknya telah memiliki ekosistem digital yang kuat, khususnya di kota Balikpapan dan sekitarnya.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 24 Mei 2021  |  17:43 WIB
Pelanggan menggunakan aplikasi LinkAja di salah satu outlet JNE di Jakarta, Senin (10/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Pelanggan menggunakan aplikasi LinkAja di salah satu outlet JNE di Jakarta, Senin (10/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, BALIKPAPAN – LinkAja mencatat daftar pengguna di area Kalimantan dan sekitarnya mencapai 290.000 sampai dengan Akhir April 2021.

Haryati Lawidjaja, Direktur Utama LinkAja menyatakan pihaknya telah memiliki ekosistem digital yang kuat, khususnya di kota Balikpapan dan sekitarnya.

"Saat ini LinkAja memiliki lebih dari 38.000 merchants yang tersebar di Kota Balikpapan, Samarinda, Tarakan dan kota lain di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara," dikutip dari keterangan resmi, Senin (24/5/2021).

Dia melanjutkan, beberapa merchants lokal yang menerima transaksi menggunakan LinkAja antara lain Yova mart Balikpapan, Kopi Hitam Manis Balikpapan, Valentine Bakery Samarinda, SIM Polres Tarakan, NU Store Tarakan, RS Pertamedika Tarakan, Eramart Samarinda, dan Aero Cab Balikpapan (Taxi Bandara).

"[Transaksi] pembayaran dan pembelian kebutuhan sehari-hari seperti pulsa telekomunikasi, token listrik, tagihan rumah tangga, iuran BPJS, hingga berbagai layanan keuangan lainnya seperti pembelian produk reksadana, pembelian produk asuransi mikro, transfer ke semua rekening bank dan tarik tunai tanpa kartu," katanya.

Kemudian, dia mengungkapkan bahwa pihaknya juga meluncurkan Layanan Syariah LinkAja sebagai uang elektronik syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk memfasilitasi berbagai jenis pembayaran sesuai kaidah syariat Islam yang telah dapat digunakan di seluruh ekosistem LinkAja dan memiliki ekosistem khusus Syariah.

Dimana, layanan tersebut dapat digunakan untuk transaksi donasi, sedekah dan wakaf  melalui masjid, lembaga amil zakat serta dapat digunakan untuk transaksi di  pusat kuliner halal, modern retail lokal, pesantren, bank syariah, sekolah Islam, dan Universitas Islam. 

Adapun, dia menjelaskan Layanan Syariah LinkAja telah mencapai 3.000.000 pengguna pada akhir April 202. 

"Yang akan terus meningkat sejalan dengan adanya komitmen dari beberapa mitra strategis, seperti Pemerintah Daerah dan institusi lainnya untuk berkolaborasi demi perluasan ekosistem digital Syariah di seluruh Indonesia," pungkasnya.

Sebagai informasi, LinkAja merupakan uang elektronik nasional berbasis server yang merupakan produk andalan dari PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) dan telah terdaftar di Bank Indonesia. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

LinkAja
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top