Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Polda Kalteng Bagikan Bantuan ke Warga Katingan yang Terdampak Banjir

Polda Kalimantan Tengah mengirimkan anggotanya dan kendaraan dapur umum untuk membantu masyarakat Kabupaten Katingan yang terkena terdampak banjir.
Ilustrasi./Antara
Ilustrasi./Antara
Bisnis.com, JAKARTA — Polda Kalimantan Tengah mengirimkan anggotanya dan kendaraan dapur umum untuk membantu masyarakat Kabupaten Katingan yang terkena terdampak banjir.

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Dedi Prasetyo mengemukakan bahwa dapur tersebut sudah siap untuk mendistribusikan 300 bungkus makanan siap saji kepada warga yang terdampak banjir. 

Dia menjelaskan selain membagikan makanan siap saji, Polda Kalimantan Tengah juga membagikan bantuan berupa 100 paket sembako dan 10 dus air mineral kepada warga.

"Selain meninjau dapur lapangan Kapolda Kalteng, kami juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat dengan rincian 100 paket sembako, 100 dus indomie dan 50 dus popmie," tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (5/9).

Dia juga berharap seluruh bantuan tersebut dapat meringankan dan membantu beban masyarakat di Kabupaten Katingan yang terkena banjir beberapa hari lalu.

"Semoga dengan adanya dapur lapangan ini dapat membantu masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Katingan dalam kebutuhan sehari hari terutama makanan siap saji," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani meminta warga di Ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah itu mewaspadai potensi banjir kiriman.

"Sudah ada peringatan BMKG untuk siaga mengingatkan kita masuk cuaca ekstrem. Untuk itu warga bantaran sungai untuk waspada terhadap banjir kiriman," kata Emi di Palangka Raya, Rabu.

Apalagi, lanjut dia, wilayah Kota Palangka Raya dilintasi tiga sungai besar yakni Sungai Kahayan, Sungai Rungan dan Sungai Sabangau. Belum lagi sejumlah daerah tetangga seperti Kabupaten Katingan dan Gunung Mas juga telah terjadi banjir.

Prakirawan BMKG Stasiun Tjilik Riwut Palangka Raya Reni Anata mengatakan puncak kemarau di sebagian besar wilayah Provinsi Kalimantan Tengah terjadi pada Agustus hingga September.

Berdasar data di laman resmi BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya di bmkgpalangkaraya.com/iklim/prakiraan-musim wilayah Kalimantan Tengah akan masuk musim hujan pada September hingga Oktober.

Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca ekstrim sehingga dapat mengantisipasi terjadinya kecelakaan atau bencana yang disebabkan kondisi cuaca.

 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Bisnis dan Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper