Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Indonesia: Setengah Juta Merchant QRIS Tercatat di Kalimantan Timur

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur Tutuk SH Cahyono menyatakan jumlah merchant QRIS di Kaltim meningkat secara signifikan sejak pertama peluncuran dan merupakan yang tertinggi di Kalimantan.
M. Mutawallie Sya’rawie
M. Mutawallie Sya’rawie - Bisnis.com 06 Desember 2021  |  13:08 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, SAMARINDA – Bank Indonesia mencatat jumlah merchant QRIS di Provinsi Kalimantan Timur tercatat sebanyak 541.290 merchant per 30 September 2021.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur Tutuk SH Cahyono menyatakan jumlah merchant QRIS di Kaltim meningkat secara signifikan sejak pertama peluncuran dan merupakan yang tertinggi di Kalimantan.

“Kalimantan Timur mencatatkan jumlah merchant QRIS sebesar 190.079, berkontribusi sebesar 35,1 persen dari total merchant QRIS di Kalimantan,” ujarnya, Senin (6/12/2021).

Jika dirinci, jumlah merchant secara berturut-turut setelah Kaltim adalah Kalimantan Selatan sebesar 131.686 (24,3 persen), Kalimantan Barat 111.814 (20,7 persen), Kalimantan Tengah 83.130 (15,4 persen), dan Kalimantan Utara mencapai 24.581 (4,5 persen).

“Secara spasial, jumlah merchant tertinggi di Kalimantan Timur dicatatkan oleh Kota Samarinda, yaitu sebesar 75.128 atau 39,5 persen dari total seluruh merchant,” katanya.

Kemudian, Tutuk mengungkapkan bahwa jumlah merchant terbesar berikutnya dicatatkan oleh Kota Balikpapan sebesar 63.669 atau 33,5 persen dan Kabupaten Kutai Kartanegara sebesar 15.829 atau 8,3 persen.

“Sisanya berasal dari 7 (tujuh) kota atau kabupaten lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, tren digitalisasi yang semakin berkembang mendorong Bank Indonesia untuk senantiasa meningkatkan digitalisasi transaksi keuangan di Kaltim melalui perluasan implementasi QRIS.

“Transaksi nontunai memiliki banyak keuntungan terutama di era pandemi. Merespon hal ini, Bank Indonesia senantiasa melakukan edukasi secara masif dan berkelanjutan untuk mendorong pembayaran digital melalui QRIS,” terang Tutuk.

Adapun, Tutuk menuturkan bahwa edukasi dilaksanakan melalui berbagai media, baik secara online maupun offline kepada berbagai lapisan masyarakat.

Sebagai contoh, edukasi kepada UMKM peserta pelatihan UMKM go digital (Digital Kaltimpreneurs) maupun melakukan edukasi kepada berbagai komunitas.

“Banyaknya kegiatan tersebut berdampak pada peningkatan jumlah merchant QRIS yang mencapai puncak tertingginya selama triwulan III 2021,” pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia QRIS
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top