Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kaltim Masuk Jajaran Teratas Provinsi Paling Digital Nasional

Penilaian Indeks Masyarakat Digital (IMD) Indonesia 2022 yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kaltim berhasil menduduki peringkat keempat.
M. Mutawallie Syarawie
M. Mutawallie Syarawie - Bisnis.com 09 Januari 2023  |  16:51 WIB
Kaltim Masuk Jajaran Teratas Provinsi Paling Digital Nasional
Ekonomi digital. - Freepik
Bagikan

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masuk 10 besar provinsi paling digital secara nasional.

Berdasarkan penilaian Indeks Masyarakat Digital (IMD) Indonesia Tahun 2022 yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kaltim berhasil menduduki peringkat keempat dari sepuluh provinsi paling digital di Indonesia.

Gubernur Kaltim Isran Noor menyatakan saat ini era kemajuan teknologi informasi yang menerapkan sistem digitalisasi sudah berada dalam berbagai lini pelayanan dan pekerjaan.

"Tentu kita bersyukur dan predikat ini tantangan ke depan, bagaimana Kaltim benar-benar menjadi provinsi digital," ujarnya yang dikutip, Senin (9/1/2023).

Jika dirinci, kesepuluh provinsi paling digital di Indonesia a.l DKI Jakarta dengan nilai 47,98, Bali (47,96), Jawa Tengah (46,13), Kalimantan Timur (45,06), Banten (44,38), Jawa Barat (43,28), DI Yogyakarta (43,28) Sumatera Barat (42,26), Nusa Tenggara Barat (40,41) dan Nusa Tenggara Timur (40,41).

Sebagaimana diketahui, IMD mengukur skill dan literasi digital masyarakat Indonesia dari berbagai kabupaten/kota dengan sejumlah pilar, seperti pilar infrastruktur dan ekosistem, pilar keterampilan digital, pilar pemberdayaan, dan pilar pekerjaan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim Muhammad Faisal menyatakan dari hasil pengukuran didapatkan nilai rata-rata sebesar 37,8 persen dari skor maksimum 100.

"IMD merupakan tindak lanjut inisiatif Indonesia dalam Presidensi G20 yang bertujuan untuk mengukur kondisi literasi dan keterampilan digital masyarakat di masing-masing negara," katanya.

Adapun, dia mengungkapkan bahwa IMD memberikan gambaran mengenai kemampuan digital masyarakat Indonesia, infrastruktur digital, dan serapan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari dan pekerjaan.

Sebagai informasi, skor IMD 2022 diperoleh melalui data primer yang berupa kuesioner yang diisi oleh 16.000 responden masyarakat dan 9.000 responden perusahaan di seluruh kabupaten/kota di Indonesia, data sekunder seperti jumlah Base Transceiver Station (BTS) dan infrastruktur lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transformasi digital digital kaltim
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top