Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

1 Ton Daging Babi Ditolak Masuk Otoritas Balikpapan, Kenapa?

Satu ton daging babi asal Kota Palu, Sulawesi Tengah tanpa dokumen legal ditolak masuk ke Kota Balikpapan.
M. Mutawallie Syarawie
M. Mutawallie Syarawie - Bisnis.com 23 Februari 2023  |  16:22 WIB
1 Ton Daging Babi Ditolak Masuk Otoritas Balikpapan, Kenapa?
Seorang pedagang nelayani pembeli daging babi di pasar Xinfadi di Beijing, China. - Bloomberg/Gilles Sabrie

Bisnis.com, BALIKPAPAN - Satu ton daging babi asal Kota Palu, Sulawesi Tengah tanpa dokumen legal ditolak masuk ke Kota Balikpapan.

Kepala Karantina Pertanian Balikpapan Akhmad Alfaraby menyatakan terus berupaya menindak tegas upaya pemasukan hewan dan produknya yang tidak dilengkapi dokumen karantina.

Dia menambahkan, melalui Wilayah Kerja Pelabuhan Penyeberangan Kariangau daging tersebut dibawa menggunakan KMP Swarna Kartika rute Palu-Balikpapan, dan ditemukan di dalam sebuah mobil pikup pada pelaksanaan pengawasan rutin di Pelabuhan Penyeberangan Kariangau.

“Setelah penahanan dilakukan, pemilik setuju untuk kemudian dilakukan penolakan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (23/2/2023). 

Akhmad menjelaskan, setelah berita acara penolakan ditandatangani, daging babi yang dikemas dalam 26 boks styrofoam tersebut berlayar kembali ke Palu menggunakan KMP Laskar Pelangi.

Subkoordinator Substansi Pengawasan dan Penindakan Niken Pandansari mengungkapkan bahwa pemasukan daging babi tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

“Alasan dari penahanan dan penolakan yang dilakukan adalah karena tidak dilengkapinya Sertifikat Sanitasi Produk Karantina Hewan (KH-12) dari daerah asal yang dikhawatirkan dapat membawa Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) seperti Demam Babi Afrika (African Swine Fever/ASF) dan penyakit mulut dan kuku (PMK)," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan kaltim palu sulteng karantina babi
Editor : Miftahul Ulum

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top