Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pengusaha Berharap Pemilu Tak Mengganggu Iklim Bisnis

KPU mengapresiasi partisipasi pengusaha Kalsel yang tergabung di Kadin Kalsel yang ikut serta mengawal pemilu damai 2024.
Deklarasi Pemilu Damai 2024 di Rattan Inn Banjarmasin, Selasa (8/8/2023)./Bisnis-Arief R.
Deklarasi Pemilu Damai 2024 di Rattan Inn Banjarmasin, Selasa (8/8/2023)./Bisnis-Arief R.

Bisnis.com, BANJARMASIN- Tidak hanya kalangan politik, kalangan pengusaha di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pun melakukan deklarasi pemilu damai menjelang tahun politik 2024.

Salah satunya yang dilakukan oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kalsel yang mendeklarasikan pemilu damai 2024 pada kegiatan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) yang digelar, Selasa (8/8/2023) di Rattan Inn Banjarmasin.

Ketua KPU Kalsel Andi Tenri Sompa mengaku, sangat mengapresiasi partisipasi pengusaha Kalsel yang tergabung di Kadin Kalsel yang ikut serta mengawal pemilu damai 2024.

"Kami sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Kadin Kalsel yang berkomitmen mensukseskan pemilu damai 2024. Semoga langkah ini juga diikuti oleh organisasi lainnya," tegasnya.

Baginya pemilu damai 2024 bisa tercipta jika semua pihak saling memberikan dukungan, tidak terkecuali dunia usaha.

"Dengan peran semua pihak kami optimis pemilu damai 2024 bisa tercipta dan dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas baik di tingkat legislatif dan eksekutif," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Provinsi Kalsel Shinta Laksmi Dewi menambahkan, pengusaha Kalsel sangat menginginkan pemilu 2024 berjalan sukses, damai dan aman.

"Artinya dengan pemilu yang damai otomatis kondisi politik pun aman dan ini menjadi hal penting dalam berbisnis bagi kami pelaku usaha," timpalnya.

Untuk itulah lewat deklarasi damai pada rangkaian Rampimprov Kadin kalsel pertama ini, pengusaha Kalsel diharapkan juga bisa mengawal pemilu damai 2024.

"Dengan pemilu damai kita harapkan bisa menghasilkan pemimpin berkualitas di tingkat legislatif dan eksekutif yang mampu memberikan pemikiran dan kerja nyata bagi sektor ekonomi yang lebih baik kedepannya," tukasnya.(K-66)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arief Rahman
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper