Dishub Balikpapan: Pemilik Truk Jangan Abaikan Uji KIR

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan mengimbau para pemilik truk untuk tetap melakukan uji KIR bagi kendaraannya.
Truk sarat muatan atau over dimension over load (ODOL) melintas di jalan Tol Jagorawi, Jakarta, Selasa (14/4/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha
Truk sarat muatan atau over dimension over load (ODOL) melintas di jalan Tol Jagorawi, Jakarta, Selasa (14/4/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, BALIKPAPAN –– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan mengimbau para pemilik truk untuk tetap melakukan uji KIR bagi kendaraannya. 

Hal ini bertujuan untuk memastikan kelaikan dan keselamatan kendaraan, serta mencegah pelanggaran seperti over load dan over dimension.

Kepala Dishub Kota Balikpapan Adwar Skenda Putra menyampaikan, uji KIR merupakan kewajiban bagi kendaraan niaga atau yang mengangkut penumpang umum dan barang. 

Dia menambahkan, pihaknya sudah sering memberikan sosialisasi terkait proses uji KIR yang kini lebih mudah dan murah.

“Kami sudah memberikan informasi kepada para pemilik truk bahwa tahun ini uji KIR tidak dipungut retribusi. Jadi, mereka hanya perlu mendaftar secara online melalui situs resmi kami dan membawa kendaraan ke lokasi pengujian yang telah ditentukan,” ujarnya di Balikpapan, Selasa (23/1/2024).

Pria yang akrab disapa Edo ini menyebutkan, dengan melakukan uji KIR, para pemilik truk dapat mengetahui kondisi kendaraan mereka, termasuk dimensi dan muatan yang sesuai dengan standar. 

Menurutnya, sebagian besar kendaraan truk yang melintas di Balikpapan berasal dari Pulau Jawa dan Sulawesi. Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Pelindo Surabaya dan Makassar untuk melakukan investigasi terkait dimensi dan muatan truk yang berasal dari kota-kota tersebut.

“Mereka mengklaim tidak ada truk yang over dimensi dari kota mereka. Namun, ketika kami lakukan pemeriksaan di pelabuhan semayang Balikpapan, kami menemukan banyak truk yang over dimensi. Ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian data dan fakta di lapangan,” sebutnya.

Sementara itu, sebuah truk fuso bermuatan kardus bekas terperosok di Jalan MT Haryono, Balikpapan. Truk yang hendak menuju Surabaya itu diduga mengangkut muatan berlebih hingga 20 ton, sehingga menyebabkan kerusakan pada jalan.

Proses evakuasi truk yang bernopol AG 8841 AH itu melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub), Pekerjaan Umum (PU), dan Polresta Balikpapan.

Dishub menurunkan truk derek, sementara PU menyediakan tiga truk warna kuning untuk memindahkan muatan kardus bekas ke gudang pengepul di Jalan Syarifuddin Yoes.

“Kami bantu derek untuk nantinya truk dibawa ke Kantor Polresta Balikpapan,” terang Edo.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemilik truk untuk mengurangi muatan yang over dimensi. “Kalau dilihat dari muatannya berlebih yang mana diperkirakan mencapai 20 ton, belum lagi berat kendaraan truk yang 10 ton,” ungkapnya.

Menurut Edo, muatan truk terdiri dari 88 ikatan kardus bekas yang ditumpuk tinggi. Dia mengatakan, kerusakan jalan akibat truk amblas menjadi tanggung jawab pemilik truk, yang sudah berkomunikasi dengan PT Fahreza, kontraktor yang mengerjakan proyek di kawasan tersebut.

“Kami hanya membantu dalam proses evakuasinya,” tegasnya.

Di sisi lain, Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Ricky Sibarani, mengatakan, petugas Reskrim dan Satlantas sudah mengatur arus lalu lintas di lokasi kejadian. Dia menyebutkan, Satreskrim berkoordinasi dengan Dishub untuk memindahkan muatan truk terlebih dahulu, sebelum truk bisa diangkat.

“Rencana barangnya dibawa ke penitipan barang barang bekas dekat Polda di Jalan Syarifuddin Yoes, sedangkan untuk truknya diamankan di kantor Polresta Balikpapan,” ucapnya.

Ricky Sibarani menambahkan, pihaknya juga sudah mengumpulkan data pemilik kendaraan, yang diduga melanggar aturan angkutan over dimension. “Dari data ada 88 ikatan kardus yang dievakuasi, dengan berat 17 ton,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper

Terpopuler