Illegal Logging Paling Menonjol di Penajam Paser Utara

Oleh: Fariz Fadhillah 29 Desember 2017 | 19:10 WIB
Kabupaten Penajam Paser Utara/JIBI

Bisnis.com, PENAJAM PASER UTARA--Tren penurunan sejumlah kasus kriminalitas terjadi di Benuo Taka. Hal itu berdasarkan laporan akhir tahun Mapolres Penajam Paser Utara.

Rentan Januari-Desember 2017, pengungkapan kasus narkoba mengalami penurunan sebanyak tiga kasus dibanding periode 2016.

Adapun tahun lalu sebanyak 55 kasus dengan 95 tersangka yang diamankan. Sedangkan, periode 2017 total sebanyak 52 kasus dengan 66 tersangka.

“Namun perlu dicermati ada peningkatan terhadap barang bukti khususnya double L yang mengalami kenaikan cukup signifikan,” jelas Kapolres PPU AKBP Sabil Umar didampingi Wakapolres PPU Kompol Nina Ike Herawati, beserta para pejabat utama (PJU) Polres PPU dalam jumpa pers belum lama ini.

Untuk barang bukti, periode 2016, terdapat sebanyak 11.253 butir yang berhasil diamankan, meningkat pada 2017 sebanyak 57.170 butir.

Sedangkan untuk narkotika lain, yakni sabu, periode 2016 sebanyak 170,14 gram yang diamankan, menurun pada 2017 sebanyak 145,11 gram.

Untuk tingkat kecelakaan lalu lintas sendiri di Benuo Taka mengalami penurunan sebanyak 7 kasus, dari periode 2016 terdapat sebanyak 43 kasus.

“Penurunan kasus kecelakaan berkat kegiatan pencegahan,” jelasnya.

Sedangkan untuk pelanggar lalu lintas yang diberikan tindakan tegas berupa tilang totalnya mencapai 4.180 pelanggar, meningkat dibanding 2016 yang hanya sebanyak 3.196 pelanggar.

Sedangkan untuk kriminal umum, mengalami penurunan sebanyak 2 kasus dari periode 2016 sebanyak 132 kasus.

“Kasus illegal logging merupakan kasus yang paling menonjol dengan total 19 kasus,” jelasnya.

Di lain sisi, kapolres menyampaikan jumlah personel Polres PPU saat ini baru mencapai 417 anggota, “Dari yang seharusnya sesuai DSP (daftar susunan personel) yakni 755 anggota,” sambungnya.

Kapolres menambahkan, ke depan pihaknya akan terus melakukan inovasi-inovasi, salah satunya melalui GoResPPU, salah satu aplikasi berbasis IT khususnya android bertujuan untuk mempermudah pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer