Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Listrik Amburadul, PLN Digeruduk Laskar Pemuda Melayu

Pada aksi yang mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian tersebut, awalnya masyarakat memaksa masuk ke dalam kantor PLN.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Januari 2016  |  21:44 WIB
Listrik Amburadul, PLN Digeruduk Laskar Pemuda Melayu
Demonstrasi pemadaman listrik di Manado. - Antara
Bisnis.com, SUNGAI RAYA - Massa yang berasal Laskar Pemuda Melayu mendatangi kantor PLN wilayah Kalbar menuntut perbaikan layanan dari perusahaan tersebut.
 
Tuntutan itu dilayangkan karena sering terjadinya pemadaman listrik saat ini.
 
"Kami sangat menyesalkan pemadaman listrik yang sangat sering saat ini. Masalahnya, akibat pemadaman listrik yang sangat sering tersebut, ada beberapa peralatan elektronik kami yang rusak dan kalau sudah begini, apa PLN mau ganti rugi," kata Bagus, salah satu demonstran, Rabu (20/1/2016).
 
Dia mengatakan, jika telat membayar listrik, maka pelanggan akan dikenakan sanksi, bahkan dilakukan pemutusan listrik oleh PLN. Namun, saat PLN memadamkan listrik, masyarakat tidak mendapatkan kompensasi yang adil.
 
"Belum lagi alat elektronik kami yang rusak, tentu PLN tidak akan mengganti ruginya. Ini jelas tidak adil dan kami nilai PLN tidak becus dalam memberikan pelayanan,"
 
Pada aksi yang mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian tersebut, awalnya masyarakat memaksa masuk ke dalam kantor PLN.
 
Namun, setelah dilakukan mediasi oleh pihak kepolisian, akhirnya pihak PLN mau menerima perwakilan masyarakat.
 
Dalam pertemuan, Kepala Cabang PLN Perwakilan Kalbar Hot Martua Bakara mengakui saat ini pihaknya memang terpaksa melakukan pemadaman bergilir karena kekurangan daya.
 
Namun, dia memastikan pada awal bulan Februari nanti, kondisi listrik Kalbar akan stabil karena ada penambahan daya dari pembangkit listrik yang ada di Siantan.
 
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, karena selama bulan Januari ini, dipastikan kita masih mengalami defisit listrik hingga 24 megawatt sehingga melakukan pemadaman bergilir,"
 
Dia menjelaskan, sampai saat ini, sumber daya yang dimiliki PLN untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat masih didukung oleh sistem pembangkit listrik Khatulistiwa.
 
Disuplai oleh empat unit pembangkit listrik yang ada di Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Siantan kota Pontianak dengan mesin diesel, Singkawang dan Siantan Kabupaten Mempawah dengan mesin tenaga gambut yang menjadi unit dengan sistem tenaga terbesar yang dimiliki PLN Kalbar.
 
Namun sistem khatulistiwa saat ini mengalami defisit, dimana untuk total dana mampu mencapai 236 megawatt, beban puncak rata-rata 260 megawatt, defisit 24 megawatt dan ini masih akan bertahan sampai bulan Januari ini.
 
"Namun, Kalbar akan mengalami surplus listrik pada bulan Februari nanti, dimana PLN Kalbar sudah memiliki pembangkit baru dengan daya 30 megawatt yang berasal dari pembangkit listrik dari PLN Jungkat dan akan mulai beroperasi 1 Februari,"
 
Dengan beroperasinya pembangkit listrik baru tersebut PLN akan mengalami surplus listrik sebesar 6 Megawatt karena saat ini kita mengalami defisit 24 megawatt.
 
Kemudian pada April nanti PLN juga mendapat suplai listrik dari kerja sama dengan Malaysia sebesar 50 megawatt.
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemadaman listrik

Sumber : Antara

Editor : Yoseph Pencawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top