Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Petani Cabai Balikpapan Agar Bermitra Dengan Perusahaan Pengolahan

Bisnis.com, BALIKPAPAN--Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Balikpapan menyarankan agar para petani cabai membentuk kelompok tani dan bermitra dengan perusahaan pengolahan cabai.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 27 Februari 2017  |  11:46 WIB
Panen Cabai. - Bisnis.com
Panen Cabai. - Bisnis.com

Bisnis.com, BALIKPAPAN--Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Balikpapan menyarankan agar para petani cabai membentuk kelompok tani dan bermitra dengan perusahaan pengolahan cabai.

Menurut Ketua KPPU Balikpapan Ahmad Muhari, para petani bisa berkelompok untuk bermitra dengan perusahaan yang membutuhkan pasokan cabai.

"Jadi ada ketetapan pembelian, dengan begitu harga jual petani itu stabil, dan pola tanam petani lebih teratur daripada mengandalkan penanaman untuk dijual ke tengkulak," jelasnya, Senin (27/2/2017).

Bersama TPID, KPPU juga berencana untuk memangkas rantai distribusi pasokan cabai dengan usulan kerja sama antara daerah pemasok dan daerah yang membutuhkan pasokan cabai.

Kerja sama antar daerah itu akan dilakukan antara pemerintah daerah yang bersangkutan. Sehingga, apabila suatu daerah membutuhkan pasokan cabai, pemda dapat mengontak langsung pemda pemasok.

"Dengan begitu kan rantai distribusi makin pendek. Tidak perlu lewat tengkulak, pedagang besar, pasar, lalu ke pedagang kecil. Kalau rantainya panjang, yang untung bukan petani, tapi pengusana yang ada di rantai distribusi," sambungnya.

Terkait harga cabai yang saat ini melonjak melebihi Rp100.000/kilogram, Muhari memprediksikan harga akan kembali normal saat curah hujan kembali normal.

"Sekarang ini daerah pemasok juga sedang kekurangan pasokan cabai, jadi yang masuk ke Balikpapan juga terbatas," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top