Distribusi Kunci Menekan Disparitas Harga Sembako di Balikpapan

Pemerintah Kota Balikpapan menganggap distribusi sebagai kunci utama untuk menekan disparitas harga bahan pokok dan pangan di kota tersebut dan sekitarnya.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 18 Juli 2017  |  19:15 WIB

Bisnis.com, BALIKPAPAN--Pemerintah Kota Balikpapan menganggap distribusi sebagai kunci utama untuk menekan disparitas harga bahan pokok dan pangan di kota tersebut dan sekitarnya.

Oleh karena itu, Wali Kota Balikpapan secara langsung meminta kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi agar memasukkan kota minyak dalam program tol laut.

"Alasannya jelas dan sederhana, Balikpapan itu 95% bahan pokok dan pangannya masih didatangkan dari luar daerah, jadi kota ini cocok untuk ikut tol laut," ujarnya.

Mulanya, kota minyak tak termasuk ke dalam daftar kota dan kabupaten yang mengikuti tol laut. Hanya Sangatta (Kutai Barat) dan Pulau Sebatik (Kalimantan Utara), yang mendapatkan kesempatan tersebut.

Namun, menhub akhirnya tergugaha untuk mengikutsertakan Balikpapan ke dalam program tol laut. Dalam kunjungannya ke Balikpapan, dia mengatakan akan mempersiapkan kebutuhan administrasi tol laut selama sebulan ke depan.

"Persiapannya butuh sebulan, kami siapkan administrasinya dulu karena kapal kan bergerak dua minggu sekali, setelah itu titiknya akan ditentukan, dan dilihat apakah muatannya ada," ujar Budi.

Namun, dengan adanya fakta ketergantungan Balikpapan terhadap barang dari luar daerah sedemikian tinggi, dia optimistis muatan untuk titik lintasan Balikpapan akan layak untuk diterapkan tol laut.

"Tentunya uji coba dulu, ya. Tapi untuk Balikpapan saya tidak khawatir, karena muatannya pasti banyak," sambungnya.

Selain pengusula tol laut, pemkot juga berencana untuk membuka pelabuhan niaga di Somber. Sistem pendataan barang masuk, pemasok, dan penerima barang akan diatur ketat untuk mencegah kartel.

"Jadi kalau terdata jelas, kemungkinan ada pihak yang memasang harga tinggi itu sangat kecil. Oleh karena itu, pendataan harus jelas, jangan sampai ada celah yang bisa dimanfaatkan oknum," ujar Ketua Kadin Balikpapan Yaser Arafat.

Namun, realisasi pembukaan pelabuhan niaga Somber belum bisa dipastikan. Sebab pemkot sendiri masih berkutat menyelesaikan proyek-proyek strategis dengan dana yang terbatas.

Saat ini, pelabuhan Somber masih harus diuji kelayakannya. Rencananya, tahun ini studi kelayakan akan dimatangkan agar realisasi pembukaan dapat dieksekusi secepatnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
balikpapan, harga sembako

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top