Gojek Gandeng Polresta Samarinda, Ini Rangkaian Kerja Samanya

Gojek menggandeng Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, untuk pembinaan mitra drivernya.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 15 Januari 2019  |  17:09 WIB
Gojek Gandeng Polresta Samarinda, Ini Rangkaian Kerja Samanya
Pengemudi Gojek tengah beraksi di jalan raya. - Reuters/Garry Lotulung

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Gojek menggandeng Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, untuk pembinaan mitra drivernya, pengembangan usaha mikro kecil menengah, serta inovasi sistem pembayaran nontunai untuk perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang menggandeng Go-Pay.

Anandita Danaatmadja, VP Regional Indonesia Bagian Timur Gojek mengatakan pihaknya dan Polresta Samarinda akan bekerja sama menyediakan berbagai materi pelatihan terkait keselamatan dan keamanan mitra driver selama menjalankan tugasnya.

Materi tersebut antara lain pelatihan dan bimbingan cara berkendara yang aman dan tertib, penanganan kecelakaan, sosialisasi penggunaan teknologi informasi yang bertanggung jawab dan sesuai aturan, serta pemberdayaan mitra driver sebagai agen pelaporan tindakan kriminal di masyarakat.

Pembinaan ini diharapkan dapat memberikan para mitra driver Gojek di Samarinda bekal pengetahuan dan kesadaran yang cukup mengenai keselamatan dan keamanan di jalan.

Selain itu, semenjak Gojek ekspansi ke Samarinda pada 2016, sudah berkomitmen membangun kapasitas pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Anandita menjelaskan untuk pengembangan UMKM, Gojek menggandeng Bhayangkari Polresta Samarinda dalam mengadakan pelatihan UMKM.

“Melalui kegiatan bersama Bhayangkari ini, Gojek berharap dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga Polri sekaligus mendukung target pemerintah dalam mewujudkan UMKM Go Online,” ungkap Anandita, katanya melalui siaran pers pada Selasa (15/1/2019).

Dia menargetkan pelatihan UMKM dapat memotivasi para anggota Bhayangkari Polresta Samarinda mulai berwirausaha.

Bagi anggota yang telah menjalankan UMKM, pelatihan ini berfungsi membantu mengembangkan bisnis dan memperluas akses pasar, melakukan pembinaan manajemen dan pengelolaan keuangan, serta mendukung efisiensi bisnis.

Kapolres Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto mengatakan sangat mengapresiasi kolaborasi strategis yang terjalin antara Gojek dan Polresta Samarinda.

Melalui pembinaan mitra driver, kepolisian ingin memastikan para pengendara, terutama dalam hal ini mitra driver Gojek memiliki bekal pengetahuan yang cukup mengenai keselamatan dan keamanan berkendara, serta kesadaran peran mereka dalam menjaga kenyamanan dan ketertiban masyarakat.

“Di sisi lain, kolaborasi Gojek dengan Bhayangkari Polresta Samarinda merupakan wujud pemberdayaan sektor UMKM di Samarinda. Kami sama-sama percaya bahwa sudah saatnya UMKM naik kelas,” ujarnya.

Vendra menambahkan selain pembinaan mitra driver dan UMKM, kolaborasi Gojek dengan Polresta Samarinda ini juga menghadirkan inovasi berupa pembayaran SIM dan SKCK dengan sistem nontunai menggunakan Go-Pay.

Inovasi ini merupakan langkah Polresta Samarinda untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Samarinda.

“Melalui inovasi pembayaran nontunai dengan Go-Pay ini, kami berupaya meningkatkan transparansi dan meminimalkan praktik pungli sehingga masyarakat dapat semakin percaya pada kinerja pelayanan publik,” ungkap Vendra.

Edwin Ariono, Head of Ecosystem Expansion Go-Pay, menyatakan pengguna yang ingin membayar biaya SIM dan SKCK, untuk membuat baru maupun memperpanjang, cukup membuka aplikasi Gojek dan memilih menu “Bayar” untuk melakukan scan kode QR yang tersedia pada loket pembayaran SIM dan SKCK, lalu memasukkan jumlah yang ingin dibayarkan dan melakukan konfirmasi pembayaran.

“Kehadiran inovasi ini di tengah-tengah masyarakat Samarinda sejalan dengan misi utama Go-Pay yaitu untuk mempermudah akses layanan keuangan bagi jutaan keluarga di Indonesia,” ungkap Edwin.

Dia berharap kolaborasi multi-aspek ini dapat meningkatkan layanan publik di Samarinda dan membantu memudahkan kehidupan masyarakat.

Oleh sebab itu, bagi pengguna Go-Pay yang melakukan pembayaran pada 15 Januari hingga 31 Maret 2019 akan mendapatkan cashback sebesar 20% yang akan langsung masuk ke saldo Go-Pay pengguna.

Selain untuk pembayaran SIM dan SKCK, Go-Pay juga sudah menggandeng berbagai rekan usaha di Samarinda, mulai dari destinasi kuliner seperti Alaya Food Festival hingga destinasi wisata seperti Rumah Ulin Arya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kaltim, Gojek

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top