Balikpapan Great Sale Batal Diadakan

Rangkaian Acara Ulang Tahun ke 122 Kota Balikpapan tahun ini rencananya tidak akan dimeriahkan Balikpapan Great Sale.
Gloria F.K. Lawi
Gloria F.K. Lawi - Bisnis.com 24 Januari 2019  |  14:01 WIB
Balikpapan Great Sale Batal Diadakan
Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan, Kalimantan Timur. - BUMN.go.id

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Rangkaian Acara Ulang Tahun ke 122 Kota Balikpapan tahun ini rencananya tidak akan dimeriahkan Balikpapan Great Sale.

Ketua Panitia Hari Ulang Tahun ke 122 Kota Balikpapan , Glen Nirwan mengatakan Balikpapan Great Sale tidak akan diadakan tahun ini.

Glen menyebut, sudah mengonfirmasi kepada pihak mal, ritel, dan hotel Balikpapan yang ternyata tahun ini tidak mengeluarkan program Balikpapan Great Sale.

“Ini ada 13 rangkaian acara, tapi kita mau fokus tahun ini di ekonomi kreatif. Judulnya Balikpapan Go 122. Namun untuk Balikpapan Great Sale banyak hotel, mal, dan ritel yang tidak mau terlibat dalam kegiatan ini,” jelas Glen kepada Bisnis, Kamis (24/1/2019).

Dia menyatakan pada acara HUT Kota Balikpapan tahun ini fokus acara punya misi ingin mengembangkan bisnis usaha mikro kecil menengah (UMKM) khas Balikpapan.
Dia menyatakan pemerintah kota memang sedang gencar untuk meningkatkan geliat UMKM kuliner dan suvenir oleh-oleh asli Balikpapan yang selama ini sulit di jangkau di daerah perkotaan.

Sementara itu, dalam rangka memperkuat seni dan budaya, Pemerintah Kota Balikpapan hendak mengoptimalisasi sanggar seni di tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Atas.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkot Balikpapan Muhaimin menjelaskan, ada beberapa daftar sekolah yang potensial dikembangkan melalui anggaran kebudayaan milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Misalnya, SMP 8 Balikpapan yang memiliki sanggar seni tari lumping yang bagus. Ada pula SMP 14 Balikpapan dengan seni angklung dan calung yang performanya cukuo bagus.

“Kalau kita bina, ada kesinambungan di sekolah. Ada event di tingkat kota dan provinsi mereka bisa kita tampilkan. Pembinaannya nanti dari kami. Misalnya dari kostum dan peralatan seni. Selama ini dari mereka kan tidak ada,” terangnya.

Beberapa sekolah yang juga mulai melalui proses uji coba pemberdayaan ini antara lain SMAN 6 Balikpapan dengan sanggar seni tari Mawar Desember. Ada pula SMP 4 dan SD 02 Selatan dan SD 01 Timur.

Selain pemberdayaan sanggar seni tingkat sekolah, Muhaimin juga ingin mengupayakan pemanfaatan Gedung Kesenian Balikpapan. Pasalnya, memang belum banyak pelaku seni yang bisa memanfaatkan ruang seni itu karena terkendala tarif yang mahal.

“Gedung Kesenian terkendala Perda dengan tarif itu maka pelaku seni belum bisa berkontribusi disitu. Maka mulai dari sekolah kita angkat di dinas dulu. Kalau sudah bersinergi, dengan teman-teman bidang budaya, minimal satu bulan ada pementasan seni dari sekolah,” tuturnya.

Rencananya, kata Muhaimin, Februari 2019 mendatang hasil dari sanggar seni sekolah akan ditampilkan dalam Hari Ulang Tahun Kota Balikpapan yang ke 122.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
balikpapan

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top