ASLI Kalsel Ingin Pengusaha Laundry Lokal Makin Berkembang

Ketua Asosiasi Laundry Indonesia, ASLI, Kalsel Agus Surono memastikan, kehadiran organisasi itu di Banua akan banyak memberi manfaat bagi pengusaha laundry lokal.
Arief Rahman
Arief Rahman - Bisnis.com 07 April 2019  |  19:09 WIB
ASLI Kalsel Ingin Pengusaha Laundry Lokal Makin Berkembang
Pekerja menata pakaian kotor yang akan dicuci di salah satu usaha jasa pencucian pakaian atau laundry di Medan, Sumatra Utara, Rabu (2/1/2019). - ANTARA/Septianda Perdana

Bisnis.com, BANJARMASIN - Ketua Asosiasi Laundry Indonesia, ASLI, Kalsel Agus Surono memastikan, kehadiran organisasi itu di Banua akan banyak memberi manfaat bagi pengusaha laundry lokal.

Hal tersebut diungkapkan Agus di sela kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) ASLI Kalsel, Sabtu (07/4/2019) di Hotel Delima Kabupaten Banjar.

"Kami ingin kehadiran ASLI di Banua dapat memberikan manfaat bagi pengusaha laundry lokal. Utamanya dalam mendorong mereka dalam mengembangkan bisnisnya menjadi lebih besar lagi" tegas pemilik Kumala Luandry tersebut.

Dalam program ASLI Kalsel, pihaknya akan rutin menggelar berbagai pelatihan managemen bisnis laundry bagi para anggota dengan narasumber yang kompeten dibidangnya. ASLI Kalsel juga akan konsisten memberikan berbagai informasi terbaru hingga teknologi yang terkait dengan bisnis jasa ini.

"Intinya melalui ASLI Kalsel kami ingin para pengusaha laundry lokal bisa tetap menjadi raja di daerahnya sendiri. Walau pun di satu sisi persaingan dari pebisnis laundry luar sudah sangat kompetitif di Banua," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris ASLI Kalsel Andry Azhar mengatakan, di Kota Banjarmasin terdapat sekitar 150 pengusaha laundry yang diketahui pihaknya.

Andry memastikan akan segera melakukan konsolidasi dengan seluruh pengusaha laundry di Banjarmasin agar bersedia bergabung dengan ASLI Kalsel.

"Kalau sudah semuanya bergabung maka tentu akan mudah bagi kami dalam membuat agar bisnis laundry di Kota Banjarmasin semakin sehat, utamanya agar tidak terjadi perang harga yang berlebihan," ungkap Andry.

Di lain pihak, Dewan Penasehat ASLI Rosul Nawawi menambahkan, Provinsi Kalsel merupakan Provinsi ke 20 yang sudah dapat dibentuk organisasi ASLI. Kini ASLI berada di bawah kordinasi Kementerian Koperasi dan UMKM.

"Bahkan tahun lalu kita sudah diundang oleh organisasi pebisnis laundry dunia untuk mengikuti sebuah event internasional. Hal tersebut tentunya membuktikan ASLI bukan organisasi pengusaha laundry  abal-abal," tegas Rosul.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kalimantan Selatan, Bisnis laundry

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top