Gerakan Diet Kantong Plastik di Banjarmasin Gandeng Selebgram

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin Hj Ananda mengajak para selebgram untuk ikut mempopulerkan kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam rangka mengurangi penggunaan plastik.
Arief Rahman
Arief Rahman - Bisnis.com 25 Agustus 2019  |  11:57 WIB

Bisnis.com, BANJARMASIN- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin Hj Ananda mengajak para selebgram untuk ikut mempopulerkan kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam rangka mengurangi penggunaan plastik.

Hal tersebut diungkapkannya disela kegiatan Ngopi Bareng bersama Ketua DPRD Kota Banjarmasin bersama Komunitas, Selebgram dan Youtuber, Sabtu (24/8/2019) di Ruangan Ketua DPRD Kota Banjarmasin.


"Pemko Banjarmasin kini sedang giat dalam melakukan terobosan agar Kota Banjarmasin bebas sampah plastik. Karena itulah saya ingin mengajak komunitas, selebgram dan youtuber di Kota Banjarmasin untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan tersebut," tegasnya.

Salah satu caranya bisa dimulai dengan mempopulerkan penggunaan tumbler dan bakul purun untuk aktivitas keseharian sebagai upaya dalam mengurangi sampah botol plastik dan kantong plastik.

"Jadi kalau kemana-mana usahakan bawa tumbler agar kita tidak lagi harus membeli minumal botol plastik. Kemudian saat berbelanja bawa juga bakul purun agar belanjaan yang dibeli bisa ditaruh disana tanpa harus meminta kantong plastik dari pedagang," tambahnya.

Ia pun juga meminta kepada komunitas, selebgram dan youtuber untuk mulai melakukan kebiasaan memilah sampah yang ada dirumah. Sampah yang masih bisa diolah hendaknya dapat dikumpulkan agar bisa dijual ke bank sampah agar dapat kembali menjadi barang yang bermanfaat.

"Kalau ini bisa dilakukan oleh dipopulerkan oleh kita semua. Saya yakin gerakan pengurangan plastik akan semakin masif di masyarakat, ujungnya Kota Banjarmasin pun menjadi jauh lebih ramah lingkungan," katanya.

Ananda mengakui memang tidak mudah membiasakan diri untuk mengurangi penggunaan plastik, ditengah masifnya dan mudahnya penggunaan plastik di masyarakat. Apalagi kebiasaan itu sudah ada sejak bertahun-tahun silam.

"Yang penting mulailah dengan langkah yang paling sederhana terlebih dahulu. Dari yang sederhana itulah kita akan terbiasa dan akan menjadi sebuah kebiasaan," tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
plastik

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top