Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengembang Properti Komersial di Balikpapan Minim Ajukan Proyek Baru

Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Balikpapan mencatat masih sedikitnya pengembang yang mengajukan site plan perizinan untuk perumahan komersial setelah isu pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur diumumkan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 03 September 2019  |  18:46 WIB
Rumah Bersubsidi - Bisnis
Rumah Bersubsidi - Bisnis

Bisnis.com, BALIKPAPAN—Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Balikpapan mencatat masih sedikitnya pengembang yang mengajukan site plan perizinan untuk perumahan komersial setelah isu pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur diumumkan.

Selama lebih dari paruh pertama tahun ini, tercatat baru 3 perusahaan yang mendaftarkan izin untuk perencanaan pengembangan.

Mereka adalah pengembang perumahan Kumala Residence seluas 10.077 meter persegi dan Puri Karang Joang seluas 10.788 meter persegi. Kemudian satu perumahan untuk MBR yaitu Karang Joang Asri seluas 78.210 meter persegi.Masing-masing telah mengajukan permohonan pada 11 Januari 2019, 15 April 2019 dan 22 Juni 2019.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Balikpapan I Ketut Astana mengatakan, perumahan komersial, utamanya segmen menengah atas memang masih cooling down atau menunggu.

Dia menuturkan, kondisi di lapangan, pengembang justru banyak yang beralih menggarap rumah murah karena sepinya pangsa pasar di kelas menengah ke atas. Hal itu sebagai dampak ekonomi yang mengalami perlambatan pada 2017, 2018 dan awal 2019, sehingga tren permohonan pengajuan perumahan semakin menurun.

Ketut menambahkan, kendati sektor andalan Kaltim yakni pertambangan mulai membaik. Hal itu belum mempengaruhi peminat rumah komersil atau menengah keatas di Kota Balikpapan. Bahkan geliatnya hingga akhir tahun ini diproyeksikan masih minim.

"Kami harapkan ada progress yang lebih maju setelah isu pemindahan ibu kota. Kemungkinan sampai akhir tahun investor mulai melirik, tetapi belum mendongkrak perumahan komersil. Mungkin akan terlihat pada tahun depan,"ujarnya Selasa (3/9/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan pengembang rumah
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top