Realisasi Transaksi FESyar KTI 2019 di Banjarmasin Meningkat

FESyar KTI 2019 dengan tema "Bergerak Bersama Ekonomi Syariah” di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang digelar pada 12 - 14 September 2019 resmi ditutup dengan realisasi transaksi meningkat.
Arief Rahman
Arief Rahman - Bisnis.com 15 September 2019  |  02:40 WIB
Realisasi Transaksi FESyar KTI 2019 di Banjarmasin Meningkat
Kepala KPW BI Provinsi Kalsel Herawanto saat memberikan sambutan dipenutupan FESyar KTI 2019. - Bisnis/Herawanto

Bisnis.com, BANJARMASIN – Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) 2019 dengan tema "Bergerak Bersama Ekonomi Syariah” di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang digelar pada 12 - 14 September 2019 resmi ditutup dengan realisasi transaksi meningkat.

Kepala Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPW BI) Provinsi Kalsel Herawanto mengklaim event FESyar KTI 2019 sukses, dapat dilihat dari meningkatnya jumlah pengunjung, transaksi business matching, hingga besaran transaksi pada kegiatan ekspo dan pameran dibandingkan dengan gelaran serupa tahun lalu.

"Untuk pengunjung pameran dan expo yang diisi oleh 44 booth pada Shari’a Fair di Hall Atrium Duta Mall Banjarmasin, kurang lebih dikunjungi 41.518 pengunjung. Hal tersebut jauh lebih besar dari ekspetasi dan target kami sebelumnya," ungkapnya pada Sabtu (14/9/2019).

Kemudian untuk transaksi business matching yang mempertemukan pelaku usaha, investor, pembiayaan, dan berbagai pihak yang terkait guna memperoleh kesepakatan bisnis yang sesuai dengan model usaha syariah tercapai kesepakatan Rp2,6 triliun, melebihi capaian tahun lalu yang Rp1,7 triliun.

Untuk besaran transaksi pada kegiatan ekspo dan pameran yang merupakan transaksi penjualan UMKM produk kreatif dan akad perbankan syariah selama 3 hari sebesar Rp5,34 miliar, melebihi capaian tahun lalu yang Rp2,2 miliar.

Adapun transaksi tersebut terdiri atas transaksi tunai Rp1,78 miliar, nontunai Rp1,68 miliar, dan melalui akad Rp1,9 Miliar.

"Harapannya setelah berakhirnya FESyar KTI 2019, kegiatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah tetap berlangsung dan berproses semakin baik dari hari ke hari di tengah-tengah masyarakat," kata Herawanto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ekonomi syariah

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top