Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hampir Sepekan Hujan Guyur Balikpapan, Begini Pengaruhnya

Ketinggian air Waduk Manggar sempat menyentuh angka terendah 9,03 meter pada Rabu (25/9/2019).
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 27 September 2019  |  12:54 WIB
Warga berteduh di bawah Jembatan Banua Anyar saat hujan turun di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (23/9/2019). Hujan deras mengguyur kota Banjarmasin dengan harapan dapat meredakan kabut asap kiriman akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Provinsi Kalsel. - Antara/Bayu Pratama S
Warga berteduh di bawah Jembatan Banua Anyar saat hujan turun di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (23/9/2019). Hujan deras mengguyur kota Banjarmasin dengan harapan dapat meredakan kabut asap kiriman akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Provinsi Kalsel. - Antara/Bayu Pratama S

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Turunnya hujan selama hampir sepekan ini belum banyak berdampak pada peningkatan level debit air di waduk Manggar.

Dirut PDAM Haidir Effendi mengatakan ketinggian air bahkan sempat menyentuh angka terendah 9,03 meter pada Rabu (25/9/2019). Padahal pekan lalu level Waduk Manggar berada di angka 9,6 meter.

“Hujan yang turun hari ini belum berpengaruh [pada tampungan air] kendati terjadi cukup merata," katanya Jumat (27/9/2019).

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi pun meminta kepada PDAM untuk memerhatikan pasokan air di wilayah barat dan selatan.

“Karena saya mendapat banyak keluhan, daerah itu mengalami kesulitan [mendapat pasokan air]," ujar Rizal.

Merespons hal tersebut, Haidir berjanji seusai rapat ini, pihaknya akan mempersiapkan kendaraan truk tanki yang akan menyuplai air bersih, utamanya pada aspek kelayakan kendaraan termasuk kordinasi di lapangan.

"Di PDAM ada 8 unit dengan kemampuan maksimal perharinya 5 kali antaran. Kalau 8 unit bisa penuhi hingga 100 permintaan perharinya," ungkapnya.

Saat ini kapasitas tangki yang dimiliki PDAM Balikpapan berkisar antara 3-5 kubik. Harga jual air bersih Rp10.000 perkubik yang diambil dari pos pengisian tangki jalan MT Haryono. Hanya saja harga jual air tangki PDAM bisa melonjak karena biaya pengantaran yang disesuaikan dengan jarak pengiriman.

Namun, kata dia, hal ini khusus untuk pelanggan PDAM, supaya mereka tetap membayar harga air tanpa membayar ongkos pengantaran. Namun untuk non pelanggan harganya berbeda, harga per tanki Rp250.000 karena ada biaya transportasi.

“Saya berharap pemerintah bisa menetapkan harga eceran tertinggi, sehingga tidak ada yang melebihi ketentuan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

balikpapan
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top