Australia Berminat Kembangkan Kualitas SDM di Kaltim

Pemerintah Australia lebih tertarik untuk bekerja sama di sektor pendidikan dibandingkan dengan sektor dan jasa pertambangan di Kalimantan Timur.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 16 Oktober 2019  |  16:27 WIB
Australia Berminat Kembangkan Kualitas SDM di Kaltim
Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor - Bisnis.com/Gloria FK Lawi

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Australia lebih tertarik untuk bekerja sama di sektor pendidikan dibandingkan dengan sektor dan jasa pertambangan di Kalimantan Timur.

Konsulat Jendral Australia Richard Mathews mengatakan Kaltim lebih memerlukan untuk meningkatkan sektor pendidikan kejuruan dan ketrampilan sejalan dengan isu pembangunan ibu kota baru.

Pihaknya pun akan menindaklanjuti kerja sama dan pembicaraan baik dengan Gubernur Kaltim dan Wali Kota Balikpapan untuk membawa sejumlah perguruan tinggi atau sekolah kejuruan.

“Sudah ada perusahaan Australia pertambangan dan jasa pertambangan dan sekarang kami meninjau pendidikan. Kami mengharapkan kerja sama utamanya dengan meningkatkan pelatihan. Harus mendidik politeknik, SMK, dan institut teknologi,” ujarnya pada Rabu (16/10/2019).

Pihaknya siap mengirim tenaga pengajar ke Kaltim dengan mempertimbangkan biayanya yang lebih murah dibandingkan dengan mengirim guru ke Australia.

Pemprov Kaltim, lanjutnya, meminta untuk meningkatkan kerja sama dan ketrampilan masyarakat lokal supaya tidak menjadi penonton di rumah sendiri mellaui kursus pendek selama 1 tahun.

“Nantinya masih harus dipikirkan lagi pengembangannya karena harus sama-sama menguntungkan kedua belah pihak,” ucap Mathews.

Sementara itu, untuk sektor infrastruktur dan ekonomi lainnya, Australia memiliki keahlian dalam membuat studi kelayakan dan teknis.

Pemerintah Australia, lanjutnya, pernah bekerja sama dalam pipanisasi air bersih dan pengelolaan limbah di Samarinda, tapi belum membahas untuk proyek lanjutan lainnya.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan program pendidikan beasiswa S2 dan S3 bagi dosen dan tenaga pemerintahan sekaligus menawarkan pendidikan swasta di Australia sejalan dengan ratifikasi perjanjian kerja sama Australia – Indonesia di bidang pendidikan.

Pihaknya juga berharap untuk memajukan pariwisata di Balikpapan melalui Monumen Tank Mathilda. Pemkot akan membuat programnya tidak hanya sebagai upacara peringatan, tapi juga ada pertunjukan kesenian sehingga bisa menjadi tontonan pariwisata berkelas dunia.

Setiap tahunnya ratusan warga Australia, Selandia Baru, dan Indonesia memperingati Australian and New Zealand Army Corps (ANZAC) Day di Monumen Tank Mathilda, Pasir Ridge Balikpapan.

Anzac Day merupakan peringatan gugurnya 229 tentara Australia saat bertempur membebaskan Kalimantan dari pendudukan Jepang pada 1945 silam. Saat itu, ratusan tentara dari Divisi VII Autralia mengikuti operasi sekutu pada masa Perang Dunia II.

“Kami ingin tidak hanya veteran dan cucunya yang datang untuk memperingati, tetapi juga turis-turis Australia,” kata Rizal.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengungkapkan banyak manfaat yang bisa digunakan sebagai peluang ketika ibu kota negara dipindahkan terutama untuk Indonesia bagian tengah ke timur.

“Ancamannya, agak tertinggal orang lokalnya karena memang akan banyak pendatang. Namun, ini juga peluang bagi masyarakat lokal, dengan meningkatkan kapasitasnya,” ujarnya.

Terlepas dari penetapan Kaltim sebagai ibu kota baru, kata Isran, selama ini bumi Mulawarman juga terbuka terhadap investasi dari dalam maupun luar negeri. Apalagi, lanjut Isran, perekonomian Kaltim saat ini fokus pada pengembangan industri hilir (batu bara, palm oil, minyak dan gas). Hal itu tentu memerlukan investor dari dalam maupun luar negeri.

“Investasi dari luar negeri sangat baik selama itu saling menguntungkan. Kami tidak pernah menutup diri. Dalam kesepakatan yang sudah berjalan, jika salah satu pihak merasa tidak diuntungkan. Maka harus dibuat kesepakatan baru untuk menjaga iklim investasi,” paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pendidikan, kalimantan timur

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top