Anggaran Pertahanan untuk IKN Perlu Ditambah

Kolonel Infantri Asrendam VI Mulawarman Andik Prasetyo Awibowo mengatakan wilayah perbatasan akan menjadi garda terdepan sistem pertahanan Ibu Kota yang baru.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 06 November 2019  |  18:50 WIB
Anggaran Pertahanan untuk IKN Perlu Ditambah
Foto aerial bekas tambang batu bara di Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (28/8/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay.

Bisnis.com, BALIKPAPAN – Pembangunan wilayah perbatasan RI-Malaysia menjadi perhatian utama dalam peningkatan infrastruktur serta pembangunan sumber daya manusia (SDM) terkait dengan berpindahnya Ibu Kota ke Kalimantan Timur.

Kolonel Infantri Asrendam VI Mulawarman Andik Prasetyo Awibowo mengatakan wilayah perbatasan akan menjadi garda terdepan sistem pertahanan Ibu Kota yang baru. Menurutnya, ini harus disiapkan lebih optimal dalam sistem pertahanan rakyat semesta untuk bisa meningkatkan kesejahteraan wilayah tersebut.

Untuk itu perlu adanya penambahan alokasi anggaran bidang pertahanan oleh pemerintah pusat yang dialokasikan untuk penambahan jumlah personel dan satuan baru.

“Selain itu juga anggaran penambahan serta pemutakhiran Alutsista yang lebih modern dalam mendukung tugas pengamanan Ibu Kota Negara yang baru,“ ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (6/11/2019).

Saat ini wilayah teritorial yang menjadi tanggung jawab Kodam VI/Mulawarman yang membawahi 3 Provinsi yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara dengan luas wilayah kurang lebih 24.008.600 Ha.

Asrendam juga menjelaskan bahwa Kodam VI/Mulawarman dan jajarannya menyambut baik rencana pemindahan Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan Timur dan siap mendukung penyiapan pemindahan Ibu Kota Negara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertahanan, Ibu Kota Dipindah

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top